Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim mendapatkan kabar adanya penurunan angka reproduksi Corona atau Reproduction Effective (Rt) pagi ini.
Karena bertepatan dengan hari ulang tahun Jakarta ke 493, Anies menganggap kabar itu sebagai kado ulang tahun.
Anies mengatakan laporan ini datang dari tim epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI). Menurutnya setelah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi berjalan dua pekan, wabah corona sudah bisa terkendali.
"Tadi pagi jam 06.30 WIB laporan dari tim Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia yang menyampaikan bahwa dua minggu masa transisi wabah terkendali di Jakarta," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/6/2020).
Dalam laporan itu, Rt Covid-19 DKI disebut turun jadi 0,98. Pada awal pengumuman PSBB transisi 5 Mei lalu, angkanya adalah 0,99.
Menurut Anies penurunan 0,01 ini menunjukan tidak adanya kenaikan penularan corona yang signifikan setelah aturan pembatasan dilonggarkan.
"Dan dilaporkan bahwa ketika di-review kekhawatiran ketika ada lonjakan tidak terjadi. Justru angka R-nya menjadi 0,98," jelasnya.
Karena itu, ia mengklaim penurunan angka ini saat PSBB transisi sebagai bukti wabah Covid-19 sudah terkendali. Ia menganggap hal ini sebagai kado yang baik bagi ibu kota.
"Seakan 22 juni ini kado bagi masyarakat Jakarta bahwa di saat kita memperingati HUT kota ini pada saat ini juga Alhamdulillah pandemi yang pernah besar di Jakarta saat ini sudah terkendali," pungkasnya.
Baca Juga: Dipimpin Anies, Begini Upacara HUT Jakarta di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar