Suara.com - Seorang perempuan diamankan oleh pihak keamanan lantaran mencoba melakukan bunuh diri di dalam mal.
Dari beberapa tangkapan lensa kamera yang diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii, perempuan itu tampak tengah bergelantungan di sebuah eskalator salah satu mal yang disebut berada di Medan, Sumatera Utara.
Perempuan berkerudung cokelat itu kemudian berhasil diamankan oleh sejumpah petugas keamanan.
Sesampainya di kantor petugas, perempuan itu masih memberontak dan berteriak-teriak. Beberapa orang tampak menahan gerak perempuan itu.
"Aku enggak akan bangun. Awas..awas," kata perempuan tersebut sambil menendang-nendang semua barang yang ada di meja.
Di potongan video selanjutnya, perempuan itu di bawa masuk ke sebuah mobil berwarna hitam bersama beberapa orang yang diduga adalah orang tuanya.
Dalam keterangan yang diunggah akun Instagram tersebut pada Selasa, (23/6/2020) itu disebutkan bahwa perempuan tersebut melakukan percobaan bunuh diri dengan terjun dari lantai 7 mal tersebut.
Dalam caption unggahan itu juga disebutkan bahwa perempuan tersebut telah diserahkan kepada keluarganya usai melampirkan surat pernyataan.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan terkait peristiwa yang telah viral ini.
Baca Juga: Ayah Tiri Bunuh 2 Anak di Got, Tetangga: Binatang Tak Mungkin Sekejam Itu
Sementara itu, beberapa warganet yang menyimak tayangan itu menduga bahwa perempuan tersebut mengalami penyakit psikologis.
"Mental illness?" tulis warganet.
"Serem ya Allah," komentar warganet lain.
"Bantu doa bray, semoga cepat sadar," tambah warganet lain.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Sekolah di Solo Buka Desember, Tapi Anak-anak di Atas 5 Tahun Boleh Ngemal
-
Social Distancing di Mal, Pria Ini Naik Elevator Sambil Ngangkang
-
Ayah Tiri Bunuh 2 Anak di Got, Tetangga: Binatang Tak Mungkin Sekejam Itu
-
Ayah yang Bunuh 2 Anak Tiri dan Mayatnya Dibuang di Parit Tertangkap
-
Cuma Gara-gara Orang tua Tak Berikan Uang, Anak Pilih Gantung Diri
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen
-
Memantik Ide yang Mati Suri di Buku Boom! 8 Dinamit Kreativitas
-
Apple Siapkan Warna Dark Cherry untuk iPhone 18 Pro, iPhone Lipat Justru Main Aman
-
Hashim Djojohadikusumo Mau Bagi-bagi 8 Juta Sertifikat Tanah Gratis
-
KPK Tegaskan Kantongi Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
-
'Kemping Keadilan', Warga Pati Buka Posko dan Dapur Umum di Depan Gedung DPR RI
-
Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694
-
Primbon Jawa Firasat Bersin Menurut Jam dan Hari, Bisa Ungkap Jodoh hingga Nasib Sial
-
Siap-siap Lebih Ramai! MotoGP 2026 Diproyeksikan Jadi Magnet Baru Ekonomi Mandalika
-
Menolak Bantuan Asing di Tengah Gempa NTT: Kedaulatan Bangsa atau Sekadar Gengsi?