Suara.com - Pasangan sesama jenis ditemukan tewas bersimbah darah di kamar hotel. Keduanya, diduga terlibat pertengkaran yang dipicu oleh bikini.
Menyadur News.com.au, insiden terjadi saat Ratree Sriwibon dan Patsanan Chanprapat, serta keluarga Ratree tengah berlibur di sebuah bungalow di Thailand pada Sabtu (23/6).
Sebelum ditemukan tak bernyawa, keduanya disebutkan terlibat pertikaian hebat soal postingan foto Ratree yang berpose mengenakan setelan bikini warna hijau.
Patsanan disebutkan didera rasa cemburu seusai mengetahui kekasihnya mengunggah foto dengan pakaian terbuka di media sosial. Keduanya pun sempat terlibat adu argumen di kolom komentar.
Saudara laki-laki Ratree, Pairoj, begitu terkejut saat menyambangi kamar keesokan harinya dan menemukan sejoli ini tewas dengan luka tusuk di sekujur tubuh mereka.
Dari tempat kejadian, pihak kepolisian menemukan sebuah pisau saku di bawah tubuh Patsanan.
Dari penyelidikan rekaman CCTV, tidak menemukan tanda-tanda penyusup. Karenanya, polisi menduga tewasnya pasangan ini karena pertengkaran yang berujung pada kekerasan.
"Awalnya, tidak ada bukti bahwa keduanya dibunuh oleh orang lain sehingga kami menduga itu dipicu dari argumen yang meningkat menjadi kekerasan," ujar mayor polisi Tanongsak Inphadung.
"Keluarga Ratree menyakini bahwa pertengkaran dimulai dari masalah emosional," sambungnya.
Baca Juga: Ronaldo atau Messi, Siapa yang Dipilih Riko Simanjuntak ?
Pairoj mengatakan tidak ada hal mencurigakan yang terjadi di pesta sebelumnya pada malam harinya. Kendati demikian, ia menyorot bahwa pasangan ini memiliki hubungan yang tidak stabil karena sifat cemburu di antara keduanya.
"Aku tidak tahu banyak tentang hubungan mereka, jadi di permukaan sepertinya baik-baik saja," kata Pairoj.
"Namun, aku tahu pacar saudariku adalah orang yang cukup cemburu dan aku pikir itu penyebab mereka yang menyebabkan tragedi ini," imbuhnya.
Pihak kepolisian saat ini tengan menunggu hasil pemeriksaan mayat perempuan berusia 24 dan 29 tahun itu guna mengungkap detil kematian. Melihat apakah keduanya terbunuh pada saat yang sama, atau pembunuhan yang diikuti oleh bunuh diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'