Suara.com - Situs resmi milik Dewan Pers diretas orang tak bertanggung jawab pada Kamis (25/6/2020) malam. Pihak Dewan Pers pun membenarkan kejadian tersebut.
Berdasarkan pantauan Suara.com pada Kamis (25/6/2020) malam, situs Dewan Pers sulit dibuka dan menunjukan bahwa situs telah diretas dengan nama 'Rebelsuck'. Pihak peretas hanya melampirkan gambar tokoh anime dalam situs tersebut.
"Hacked by Rebelsuck. Hello admin please patch your system your security is to low," tulis peretas dalam situs resmi Dewan Pers seperti dilihat Suara.com.
Adapun, Anggota Dewan Pers, Ketua Komisi Penelitian Pendataan dan Rafikasi Pers Ahmad Djauhar membenarkan bahwa situs resmi miliki Dewan Pers telah diretas oleh orang tak bertanggung jawab.
"Betul (telah diretas), tim IT kami sedang bekerja keras untuk mengatasi hal itu," kata Ahmad saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (25/6/2020).
Ahmad menjelaskan, bahwa peretasan terhadap situs resmi milik Dewan Pers relatif mudah terjadi lantaran beberapa aplikasi yang disediakan terdapat celah untuk diretas.
"Karena untuk pendaftaran perusahaan pers agar diverifikasi oleh Dewan Pers, misalnya, mereka kan harus mengupload sejumlah file ke website Dewan Pers, nah kebaikan ini yang rupanya dimanfaatkan oleh mereka yang berniat jahat tadi untuk mengacaukan website Dewan Pers."
Menurut Ahmad, peretasan ini cukup sering terjadi pada situs resmi milik Dewan Pers.
"Dan ini mereka lakukan cukup sering, sehingga sangat mengganggu website yang banyak dimanfaatkan untuk kepentingan publik tersebut," tuturnya.
Baca Juga: Jadi Konstituen Dewan Pers, AMSI Perkuat Jurnalisme Digital Berkualitas
Lebih lanjut, kekinian, kata Ahmad, pihaknya bersama tim ahli IT sedang terus berupaya memperbaiki sistem situs yang diretas.
"Baru pagi tadi kami konsultasikan dengan Tim IT kami soal tersebut. Mereka memang segera bergerak cepat, tapi serangan yang datang memang teramat sering, sehingga mengganggu kerja tim untuk mengatasi hal ini. Kami juga sedang meminta bantuan dari para ahli level nasional, karena kami lembaga nasional juga," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
Terkini
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel