Suara.com - Rumah tangga Abas dan sang istri yang telah berjalan lima tahun harus berakhir di pengadilan, usai ia dinyatakan bersalah dengan memberi anak-anaknya minuman beralkohol.
Menyadur Guardian.ng, pengadilan adat di Ibadan, Nigeria, memutuskan untuk memberikan hak asuh dua bocah yang berusia di bawah empat tahun ke istri Abas, Mufuliat Soremekun.
Majelis hakim mengabulkan permintaan Mufuliat yang merasa tak tahan lagi berumah tangga dengan pria yang disebutnya sadis dan pemabuk.
"Aku lelah memperingatkan Abas untuk menghentikan kebiasaan minum alkohol yang ia warisi dari ayahnya. Saya memiliki tekanan darah tinggi karena stres yang saya alami bersamanya," ujar Mufuliat.
Perempuan yang berprofesi sebagai perancang busana ini semakin memantapkan diri untuk mengakhiri rumah tangganya selepas mengetahui sang suami membuat anak-anaknya yang di bawah umur mengonsumi minuman keras.
"Yang terburuk, Abas memberikan dua anak kami minuman beralkohol atau bir, anak-anak berusia empat tahun ke bawah," bebernya.
Menyetujui keputusan pengadilan, Abas menyangkal sebagian besar tuduhan yang dilayangkan sang istri. Ia menyebut Mufuliat sebagai pencuri dan telah mengeksploitasi dirinya.
"Memang benar jika aku terkadang menghajar Mufuliat dan itu karena dia terus melanggar perintahku," kata Abas.
Abas menuduh istrinya telah mencuri uang sebesar 80 ribu naira atau setara dengan Rp 2,9 juta saat ia sedang tak berada di rumah.
Baca Juga: 5 Polisi Luka Usai Dikeroyok Warga Negara Asing Pelaku Kejahatan Online
"Mufuliat dan keluarganya telah memeras saya dan saya memilliki banyak utang karena berusaha memuaskan mereka," akunya.
Pria ini juga menuduh istrinya telah berbohong tengah hamil anak ketiga supaya mendapatkan uang. "Dia tahu saya biasanya memberikan hadiang uang banyak setiap kali dia hamil."
"Saya telah melakukan segalanya untuknya, tetpai dia terus mengatakan hal-hal buruk tentangku," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan