Kunci kedua, gotong royong. Para guru diharapkan bisa menghadapi masa sulit ini secara bersama-sama, saling bahu-membahu dan bisa bersama-sama menyelesaikan masalah yang ada di depan mata. Iwan berpendapat, gotong royong merupakan filosofi yang diajarkan leluhur bangsa untuk saling bantu, dalam upaya menyelesaikan masalah yang dihadapi.
“Ketiga, para guru harus fokus pada murid. Apapun yang dilakukan harus dengan desain program, yang mana kebijakan di lapangan bertujuan untuk mengatasi masalah belajar yang dihadapi oleh murid,” tambahnya.
Untuk mendukung suksesnya PJJ, Iwan juga menyebut sejumlah rekomendasi umum yang bisa dilakukan kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidikan untuk pembelajaran di masa pandemi, yaitu;
1. Kesehatan dan keselamatan murid, guru, pemimpin sekolah, orangtua, dan pemangku kepentingan adalah hal yang utama;
2. Lakukan dialog tentang operasional sekolah dengan orangtua dan seluruh pemangku kepentingan;
3. Lakukan asesmen formatif kepada siswa untuk mengetahui tingkat perkembangan siswa;
4. Sesuaikan dan modifikasi kurikulum sesuai tingkat perkembangan siswa (berdasarkan asesmen formatif);
* Beri dukungan tambahan untuk murid yang paling tertinggal;
* Metode belajar PJJ akan menjadi lebih dominan.
5. Bentuk komunitas belajar guru di sekolah dan dorong guru bergabung dengan komunitas belajar lainnya.
Berita Terkait
-
Untuk Atasi Pengangguran di Indonesia, Ini 3 Langkah Strategis Kemnaker
-
Kisah Perawat Berhasil Melahirkan saat Terinfeksi Covid-19
-
Kekurangan Siswa Setelah 30 Tahun Berdiri, SMKS Prisma Terpaksa Tutup
-
Fasilitasi Murid saat Pandemi, Kemendikbud Siapkan Materi Belajar Inovatif
-
Bila Pandemi Selesai, Butuh Berapa Lama Layanan Medis Kembali Normal?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan