Suara.com - Brasil melampaui angka 60.000 kematian akibat virus corona pada Rabu (1/7/2020), Kementerian Kesehatan mengatakan, seraya menyebut gelombang penularan baru di wilayah Selatan dan Barat Tengah negeri itu.
Jumlah kematian tambahan sebanyak 1.038 tercatat dalam 24 jam terakhir, hingga keseluruhannya menjadi 60.632, kata kementerian itu, memperbarui angka 60.610 yang diungkapkan sebelumnya pada Rabu karena ada tambahan data dari negara bagian Rio Grande do Sul.
Total kasus terkonfirmasi diperbaiki menjadi 1.448.753 dari 1.447.523, yang menandai kenaikan harian sebanyak 46.712 dari Selasa dan membuat Brasil sebagai negeri dengan wabah terburuk kedua di dunia di belakang Amerika Serikat.
"Ada penambahan dalam jumlah kasus COVID-19 di hampir semua negara bagian baik di wilayah Barat Tengah maupun Selatan yang , hingga dua atau tiga pekan lalu, memiliki sedikit kasus," Eduardo Marques Macjrio, pejabat kesehatan senior, mengatakan kepada jurnalis dalam konferensi pers.
Jumlah kematian di wilayah Selatan dan Barat Tengah tumbuh masing-masing 37 persen dan 36 persen, dalam pekan penularan yang berakhir Sabtu lalu, kementerian itu mengatakan, bertolak belakang dengan penurunan yang terlihat di Utara dan Tenggara dan kecenderungan stabilitas penularan di Timur Laut.
Di Selatan, skenario yang memburuk muncul setelah negara-negara bagian seperti Rio Grande do Sul dan Santa Catarina menjadi yang pertama mencabut langkah-langkah jaga jarak sosial.
Negara bagian Sao Paolo tetap merupakan pusat pandemi corona di Brazil, dengan lebih dari 15.000 kematian dan 290.000 kasus terkonfirmasi, menurut Kementerian Kesehatan.
Berita Terkait
-
Kasus Corona Muncul Lagi, Menkes Selandia Baru Mengundurkan Diri
-
Penyanyi Octavia Putri Jual Telur Asin, Hidup Susah Selama Wabah Corona
-
Butuh 1 Juta Unit, Pemerintah Percepat Produksi PCR Kit Dalam Negeri
-
Singapura Laporkan 215 Kasus Baru Covid-19, Malaysia Cuma Tambah 1
-
PSK Ingin Bunuh Diri Karena Pandemi dan Empat Berita Hits Lainnya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dicecar DPR Soal Surat Penahanan Amsal Sitepu, Kajari Karo Akui Salah Ketik: Siap Salah Pimpinan
-
Profil Eyal Zamir, Jenderal Israel yang Bongkar Krisis Personel di Tengah Tekanan Perang
-
Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut
-
Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta
-
AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global
-
Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!
-
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini
-
Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan
-
Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir
-
KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!