Setelah itu, dia pulang ke rumahnya di Jalan Imam Bonjol Gang Imbora nomor 19C, Denpasar Barat.
Paginya, Senin (29/6/2020), korban asal Jakarta itu mengetahui mobilnya yang diparkir sudah terbakar. Dia lantas melapor ke Polsek Denbar.
"Kami menduga kuat mobil korban dibakar oleh orang lain dan melakukan penyelidikan," ungkap perwira asal Makassar Sulawesi Selatan itu, seperti diberitakan Beritabali.com, Jumat (3/7/2020).
Yaqin mengatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan, memeriksa keterangan saksi-saksi. Namun, yang menyulitkan adalah tidak ada CCTV di sekitaran lokasi.
"Jadi, kami hanya memperdalam keterangan saksi-saksi di TKP."
Hasil pengembangan, pihaknya berhasil mendapatkan identitas pelakunya yang tinggal tak jauh dari TKP.
Selanjutnya tersangka Ahmad Baihagi ditangkap tanpa perlawanan, pada Rabu (1/7/2020).
"Pelaku pembakaran kami tangkap di kosnya dekat TKP," ujar AKP Yaqin.
Yang mengejutkan, Ahmad Baihagi asal Banyuwangi Jawa Timur itu mengaku tidak hanya sekali melakukan pembakaran tapi sudah 7 kali.
Baca Juga: Banyak Korban PHK yang Tak Lolos Program Kartu Prakerja
Hasil interogasi, dia sudah membakar Warung di Jalan Gunung Karang, Warung Jalan Subur, Mobil Kijang di Gang Kubu Padi, Jaring Garase Gang Kubu Padi, Mobil Xenia, Warung Makan di Jalan Sudirman dan Toko Sepatu di Jalan MT Hariyono.
"Pelaku melampiaskan kekecewaannya karena di berhentikan dari tempat kerja selama wabah corona ini dan dia tidak kerja lagi. Dia mengaku membakar pakai korek api," beber AKP Yaqin.
Mantan Kasubag Humas Polresta Denpasar itu menjelaskan, barang bukti yang disita dari tersangka yakni satu unit sepeda gayung, baju warna putih, celana jeans panjang warna cream dan korek api gas warna putih.
"Setelah kami mintakan keteranganya dia dulu bekerja di Toko Roda Tekhnik di Imam Bonjol. Semua TKP (7 TKP) ini tidak ada kaitanya dengan milik bosnya atau tempat kerjanya. Ngakunya kesal aja di PHK lalu main bakar," tegas AKP Yaqin.
Berita Terkait
-
Seusai Diperkosa Sepupu hingga Hamil, Gadis 14 Tahun Dinodai Mertua
-
Ngamuk Bakar Motor Mantan Istri, MD: Dia Sering Katai dan Hina Saya
-
Diduga Mabuk, Pemuda Ajak Duel Petugas COVID-19 di Bali
-
Waduh! Bule Asal Belarus Jadi Gelandangan di Bali, Ngamuk Minta Rokok
-
Bikin Takut Warga Selama Buron, Remaja Pembakar Truk Suka Tenteng Granat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?