Suara.com - Pasca kericuhan yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), polisi menangkap sembilan orang terduga pelaku pembakaran sejumlah kendaraan.
Usai dilakukan penangkapan, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan di Mapolres Madina.
“Ada sembilan orang yang diamankan dan saat ini tengah diperiksa intensif di Polres Madina,” kata Danyon C Pelopor Kompol Buala Zega seperti dilansir Medanheadlines.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (4/7/2020).
Sembilan terduga pelaku yang ditangkap yakni, Afrizal Nasution, Ahmad Suhdi Nasution, M Hasan Lubis, Zulhendri Nasution, Imam Basari Nasution, Efrizal Matondang, Rahmad Nasution dan M Faisal Nasution.
“Penangkapan terhadap pelaku kerusuhan ini, melibatkan 1 Satuan Setingkat Pleton (SST) yang terdiri dari Reserse Polres Madina, Intel Brimob dan Jatanras Polda Sumut,” katanya.
Selain melakukan penangkapan, sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK) personel Sat Brimob BKO Polres Madina masih disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kerusuhan susulan.
” Sejumlah personel masih bersiaga di seputaran lokasi,” katanya.
Untuk diketahui, pada Senin (29/6/2020), telah terjadi kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan yang dipicu aksi unjuk rasa warga menuntut pemberhentian kepala desa, karena tidak transparannya pembagian BLT serta penggunaan dana desa dengan pemblokiran Jalinsum.
Aksi unjuk rasa tersebut berujung aksi kerusuhan hingga beberapa kendaraan, seperti sepeda motor dan mobil, termasuk kendaraan dinas Wakapolres Madina dibakar massa. Selain itu, tercatat enam polisi juga terluka akibat lemparan batu.
Baca Juga: Bakar Mobil Wakapolres, Sembilan Pelaku Kerusuhan BLT di Madina Diringkus
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang