Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kembali membalas cuitan Ustaz Tengku Zulkarnain dengan komentar pedas. Kali ini, ia membalas cuitan Tengku Zul yang membahas soal pajak.
Melalui akun Twitter-nya @FerdinandHaean3, politikus yang aktif di Twitter itu menjelaskan kepada Tengku Zul jika pajak yang mereka bayar digunakan untuk membantu rakyat miskin.
"Zul, yang kena pajak itu orang mampu, mengapa orang mampu dipajak? Supaya orang miskin dapat dibantu," tukasnya.
Ia juga mengatakan jika kendaraan yang dimiliki oleh Tengku Zul dikenai pajak karena untuk membantu negara membuat infrastruktur dan memelihara rakyat miskin.
"Kenapa motor, mobilmu dipajak? Supaya ada biaya bikin jalan dan merawat jalan yang dilewati mobil mewahmu. Kenapa tanahmu, rumahmu dipajak? Supaya yang tak punya rumah bisa dipelihara negara. Cerdas dikitlah," kata @FerdinandHaean3 via Twitter.
Sebelumnya, Tengku Zul mengeluhkan kewajiban membayar pajak seperti pajak kendaraan, pajak bumi dan bangunan, hingga pajak penghasilan. Ia mengeluh lantaran meskipun telah membayar pajak namun masih harus membayar biaya untuk sekolah, berobat ke Rumah Sakit (RS), hingga menikmati fasilitas tol di jalan raya.
"Punya rumah kena pajak. Punya tanah kena pajak. Punya mobil kena pajak. Punya motor kena pajak. Punya usaha kena pajak. Ada penghasilan kena pajak dan lain-lain. Eee, sekolah bayar, Rumah Sakit bayar, KTP bayar, paspor bayar, tol bayar, semua bayar. Terus pajak untuk apa? Gile, Ndro," tulis Tengku Zul via akun Twitter-nya @ustadtengkuzul.
Berita Terkait
-
Ferdinand PDIP Olok-olok Logo Baru PSI: Gajah Itu Gemuk, Lemot, Bisa Diseruduk Banteng!
-
Blak-blakan Sindir Kadernya Penjilat, Ferdinand PDIP Tertawai Logo Baru PSI: Benar-benar Kocak!
-
Ferdinand Hutahaean: Logika Aneh Kasus Ijazah, Buktikan Dulu Aslinya Baru Bicara Tersangka
-
Gaduh Buku Merah SBY, Beredar Surat Imajiner Pepo: Saya Minta Maaf
-
Buntut Gugatan Almas Tsaqibbirru ke MK, Ferdinand Hutahaean: "Mahkamah Keluarga" Bikin Sedih dan Ketawa
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Tangis dan Amarah Bercampur, Pendukung Protes Keras Vonis Pidana Laras Faizati
-
Antisipasi Banjir, Jakarta Selatan Siagakan Puluhan Pompa Air di Titik Rawan
-
Doktor Ahli Pengadaan yang Bikin KPU Keok Terkait Ijazah Jokowi: Siapa Sebenarnya Bonatua Silalahi?
-
KPK: Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto Diduga Terima Duit Pemerasan Rp12 Miliar
-
Jaksa Agung Soal KPK Tak Lagi Pajang Tersangka: Dari Dulu Kami Enggak Memajang
-
Bidik Kejahatan Ekonomi, Ini Jenis-Jenis Aset yang Bisa Dirampas di RUU Perampasan Aset
-
KPK Buka Peluang Terapkan Pasal TPPU Kepada Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
Cara Benar Isi Jumlah Tanggungan Orang Tua di Portal SNPMB 2026
-
Ini Bocoran Isi RUU Perampasan Aset yang Dipaparkan Badan Keahlian DPR di Komisi III