Suara.com - Hingga Senin (6/7/2020), hujan deras masih mengguyur wilayah barat daya Pulau Kyushu, Jepang. Intensitas curah hujan yang tak kunjung reda kembali membuat debit air sungai melonjak tajam, dan membanjiri pemukiman penduduk sekitar.
Kondisi tersebut memperparah situasi di sejumlah lokasi di Kyushu yang sejak akhir pekan kemarin dilanda banjir besar dan tanah longsor. Tak ayal, memasuki hari ketiga jumlah korban terus bertambah.
Berdasarkan data sementara pemerintah yang diumukan NHK, jumlah korban jiwa akibat banjir dan longsor tersebut kini mencapai 44 orang. Termasuk 14 di antaranya penghuni panti jompo. Sementara korban hilang dinyatakan berjumlah 10 orang.
Pemerintah Jepang mengimbau setelah juta warga yang tinggal di wilayah rentan bencana untuk mengungsi. Polisi dan tentara pun dikerahkan untuk membantu dan mengevakuasi warga ke sejumlah tempat pengungsian sementara.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memerintahkan petugas di lapangan untuk terus melakukan pencarian, khususnya di daerah longsong, dan merelokasi penduduk sekitar. Curah hujan sendiri diperkirakan masih tetap tinggi dan diprediksi mengarah ke timur pada hari Rabu (8/7/2020) mendatang.
"Saya meminta semua warga untuk berhati-hati dan mengikuti informasi dan imbauan pemerintah lokal. Tetap waspada dan segera ambil tindakan untuk melindungi nyawa kalian," kata Abe yang dikutip NHK.
Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga menyatakan kondisi evakuasi dan relokasi penduduk di lokasi bencana menjadi semakin sulit karena protokol kesehatan guna menghindari penyebaran virus corona COVID-19 tetap berlaku.
Sebisa mungkin, tambah Suga, pihaknya tetap menjaga social dan physical distancing baik itu dalam proses evakuasi maupun relokasi ke pengungsian sementara.
"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya bagi mereka yang meninggal dunia akibat hujan lebat," kata Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga yang dikutip Antara dari Reuters.
Baca Juga: Tak Kalah dengan Anak Muda, Nenek 90 Tahun Ini Masih Jago Main Gim!
"Pusat komando evakuasi juga berupaya mencegah penyebaran virus corona baru dengan mendistribusikan desinfektan dan meminta para pengungsi untuk menjaga jarak satu sama lain."
Banjir dan longsor yang melanda Kyushu saat ini tercatat sebagai bencana alam terburuk di Jepang sejak topan Hagibis yang menghantam Oktober tahun lalu. Ketika itu, terjangan topan Hagibis menewaskan sekitar 90 orang.
Berita Terkait
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
Tersingkir Dramatis, Moriyasu Sebut Jepang Makin Dekati Level Brasil
-
Jepang Ikut Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Wakil Asia 'Kehilangan Muka'?
-
Takluk dari Brazil, Jepang Gagal Pertahankan Marwah Sepakbola Asia!
-
Ancelotti Puji Kesabaran Pemain Brasil atasi 'Keras Kepalanya' Jepang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
-
Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP
-
DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030
-
Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan
-
Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya
-
Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK
-
Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman
-
IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani
-
Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah
-
Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan