Suara.com - Viralnya foto dan video tentang sejumlah pesepeda berbaju seksi di Aceh dianggap menyalahi aturan berpakaian di wilayah yang dijuluki sebagai Serambi Makkah itu. Lalu apa saja aturan yang diterapkan secara otonom oleh Pemda Aceh?
Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Banda Aceh, bandaacehkota.go.id, Senin (6/7/2020), aksi yang dilakukan wanita-wanita tersebut merupakan tindakan pelanggaran syariat Islam.
"Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan mentaati aturan yang ada di kota ini," kata Aminullah, Wali Kota Banda Aceh .
"Satpol PP dan WH cari keberadaan mereka, panggil dan lakukan pembinaan," imbuhnya.
Aminullah menegaskan bahwa siapa pun yang berada di wilayah Banda Aceh diminta menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku. Walaupun tamu dari kalangan non muslim, mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di Aceh.
Berikut adalah daftar aturan sesuai norma yang berlaku di Aceh:
1. Tidak boleh memakai pakaian ketat
Aturan soal berpakaian di Aceh memang cukup detil dan ketat. Bahkan, pemakaian jeans ketat pun dilarang di wilayah ini.
Beberapa perempuan sempat terjaring razia saat bepergian dengan menggunakan celana ketat meski sudah menutupi hingga mata kaki.
Baca Juga: Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Aceh Akui Khilaf
Ketika terjaring razia, maka warga yang memakai pakaian ketat akan diberi peringatan, namun tak menutup kemungkinan dijatuhi hukuman.
2. Dilarang berboncengan kalau bukan muhrim
Berboncengan kendaraan antara lawan jenis jelas dilarang di Aceh. Aturan ini tertuang dalam Perda yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Aceh pada tahu 2015 lalu.
Bagi pengunjung lawan jenis dari luar daerah yang ingin mengunjungi Aceh dengan berboncengan menaiki sepeda motor, sebaiknya menyesuaikan aturan ini.
Ada baiknya datang ke Aceh menggunakan kendaraan roda empat dengan ditemani kawan lainnya jika tak ingin ditagih buku nikah oleh petugas.
3. Dilarang berpacaran
Tag
Berita Terkait
-
Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Aceh Akui Khilaf
-
Viral Pesepeda Berbaju Seksi di Aceh, Wali Kota Minta Tangkap Pelaku
-
Sedang Antar Bantuan, Seorang Warga Diduga Dikeroyok Oknum DPRK Aceh Timur
-
Tak Punya Uang untuk Obati Sakit Jantungnya, Kakek Ini Terpaksa Jual Ganja
-
Rawan Ditabrak Kendaraan Lain, Kemenhub Bikin Aturan Keselamatan Bersepeda
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard