Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menemui Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Pantauan Suara.com, AHY yang tiba dengan didampingi petinggi partai Demokrat terlebih dahulu melakukan pengecekan suhu dan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebagai protokol Covid-19 sebelum memasuki kantor DPP PKB.
Saat ditanyakan awak media apa tujuan menyambangi Cak Imin, AHY hanya berujar pertemuannya itu sekadar untuk bersilaturahmi.
"Silaturahmi," ujar AHY sambil berjalan menuju lantai dua, Rabu (7/7/2020).
Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan mengatakan dalam pertemuan AHY dan Cak Imin tidak menutup kemungkinan bakal sekaligus membahas mengenai peta koalisi antara Demokrat dengan PKB dalam Pilkada serentak 2020.
"Silaturahim Ketum AHY beserta jajaran pengurus Partai Demokrat dengan Ketum PKB dan jajaran mas. Termasuk juga agenda membahas kemungkinan koalisi di beberapa daerah dalam Pilkada 2020," kata Ossy dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/7/2020).
Sementara itu, Sekjen PKB M Hasanuddin Wahid juga membenarkam bahwa pertemuan tersebut guna membahas mengenai koalisi di Pilkada 2020.
"Ya," kata Hasanuddin.
Baca Juga: Jokowi Marahi Menteri, PKB: Terlihat Pemerintah Gagap Tangani Covid-19
Berita Terkait
-
AHY akan Bertemu Cak Imin di Markas PKB, Bahas Koalisi Pilkada?
-
Soal AHY dan Sutrisno Bachir Diisukan Masuk Kabinet, Ini Respons Gerindra
-
Bakal Beri Pulsa Rp 25 Ribu, Ferdinand Tantang Rektor UIC yang Bela Anies
-
Gerindra Minta KPU Tegas Menolak Pecandu Narkoba Maju Pilkada 2020
-
6 Kontroversi Muhammad Nasir, Anggota Dewan yang Nyaris Usir Bos Inalum
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!
-
Ini Dia 36 Wartawan Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen