Suara.com - Beredar sebuah kabar bahwa Megawati Soekarnoputri mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP di saat umat Islam tengah gencar menyerang partai tersebut.
Kabar itu beredar usai sebuah aku Facebook membagikan sebuah potongan video berita dan membubuhinya dengan narasi sebagai berikut:
"Disaat_umat_ISLAM_lagi_gencar_menyerang_Moncong_Putih_tiba-tiba_Megawati_mengundurkan_diri_dari_Ketua_Umum_PDIP...
Ada ya dengan mbak mega...."
Kemudian unggahan itu menyertakan sebuah video berita bertuliskan "BREAKING NEWS MEGAWATI MENGUNDURKAN DIRI DARI KETUA UMUM PDIP".
Lalu benarkah Megawati secara resmi mengundurkan diri dari PDIP?
Penjelasan
Berdasarkan penjelasan yang diterangkan melalui Instagram Turnbackhoax.id- jaringan Suara.com, disebutkan bahwa mundurnya Megawati dari Ketua Umum PDIP di saat umat Islam sedang gencar menyerang PDIP adalah klaim yang salah.
Video yang dicantumkan dalam unggahan Facebook itu merupakan video berita milik TV One yang ditayangkan pada tahun 208 lalu.
Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube tvOneNews pada 16 November 2018 dengan judul "Megawati Minta Mundur dari Ketum PDIP".
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Ada Ular Makan Senjata Laras Panjang Jenis AK-47?
Dalam berita tersebut, tidak ada klaim yang menyatakan bahwa Megawati secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP.
Megawati hanya menyatakan bahwa ia ingin mundur dari posisinya sebagai Ketum PDIP lantaran persoalan usia.
"Kalau dilihat-lihat, perjalanan politik saya sudah cukup lama. Saya menjadi ketua umum partai dan sekarang paling senior. Sudah sekian lama belum diganti-ganti, padahal saya sudah berharap untuk diganti karena akibat umur saya yang +17, tapi hari ini pun malah ditambahi tugas untuk pembinaan ideologi Pancasila," kata Megawati seperti yang tampak dalam video.
Sementara itu, hingga kini Megawati masih menjabat sebagai Ketum PDIP periode 2019-2024 dan dikukuhkan dalam Kongres V PDIP di Bali pada Agustus 2019 lalu.
Kesimpulan
Klaim yang menyatakan bahwa Megawati Soekarnoputri mundur dari jabatannya sebagai Ketum PDIP adalah klaim yang salah. Unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Presiden Jokowi Mengakui Marah-marahnya Pakai Teks?
-
Menkes Selandia Baru Mundur Gegara Covid-19, Sudjiwo Tedjo: Jangan Ditiru
-
CEK FAKTA: Benarkah Masak Nasi Dengan Bawang Putih Cegah Penyakit Jantung?
-
CEK FAKTA: Tidur Setelah Menangis Tanpa Cuci Muka Sebabkan Mata Bintitan?
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Ular Makan Senjata Laras Panjang Jenis AK-47?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?