Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (OKB) Muhaimin Iskandar mengenang kebersamaan antara PKB dan Partai Denokrat yang pernah bersama di dalam kabinet pada masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal itu disampaikan Gus Ami, sapaan Muhaimin, usai melangsungkan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP PKB, Jakarta.
"Partai Demokrat dan PKB adalah dua partai yang sudah sangat lama bekerja sama. 10 tahun di zaman Presiden SBY dan di parlemen sejak lahir Partai Demokrat dan PKB bareng-bareng. Ini jadi bagian momentum kita untuk selain bersilaturahmi, kebersamaan ini kita harapkan lebih produktif lagi, terutama menghadapi tantangan pandemi Covid," kata Muhaimin, Rabu (8/7/2020).
Sementara itu dalam pertemuan dengan Muhaimin, AHY terkenang kedekatannya dengan orang nomor satu PKB tersebut. Kedekatan putra sulung SBY tersebut dimulai sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 saat dirinya maju menjadi salah satu calon gubernur.
"Kami bersahabat cukup lama, pertama kami bertemu cukup intensif ketika saya pertama kali masuk politik sebagai kandidat Pilgub di Jakarta. Kendati saya tidak sukses ketika itu, tapi tentu saya terus menggeluti dunia politik," kata AHY.
"Alhamdulillah hari ini kapasitas berbeda, saya sebagai Ketum Demokrat bersama para sahabat dari Demokrat, bersama saya ada sekjen, bendum, kepala Bapilu, dan BPUKK ingin kembali menyambung persahabatan dengan Gus Ami, Ketua Umum PKB dan sahabat PKB lainnya," kata AHY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji
-
Ancaman PHK Gegara Impor Mobil Pick Up India, Buruh Minta KPK Turun Tangan Jaga Uang Rakyat
-
Pakai Pelat Diplomatik Palsu Kedubes Rusia, Avanza Veloz Terjaring di Tol Dalam Kota
-
Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko