Suara.com - Pemprov DKI Jakarta tak mengizinkan anak di bawah usia 5 tahun dan lanjut usia untuk datang ke bioskop. Kendati demikian, pihak pengelola akui sulit menerapkan aturan ini.
Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan pihaknya sebenarnya sudah setuju dengan aturan ini. Namun ia meyakini petugas di lapangan akan kesulitan membedakan orang berdasarkan usia.
"Caranya gimana lihat umur orang ini kita bingung. Kita siap bantulah pemerintah gimana protokolnya," ujar Djonny saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2020).
Djonny mengatakan kesulitannya adalah saat membedakan para lansia. Ia menyebut untuk mendeteksi anak di bawah lima tahun lebih mudah bagi petugas.
"Kalau anak kecil sudah pasti, enak lihatnya. Di pintu masuk saja kita sudah tolak," kata Djonny.
Meski diakui sulit, pihaknya akan tetap mencoba mematuhi aturan ini agar bioskop yang telah lama tutup karena pandemi covid-19 bisa kembali buka. Selain itu ia juga menyatakan kesiapannya mengikuti protokol kesehatan pencegahan corona Covid-19 yang lainnya.
"Kita sudah siap, kita juga selama ini sudah mempersiapkan, sudah beli peralatan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Betulkah Konsumsi Suplemen Harus Ada Jeda?
-
Pandemi Covid-19 Waktu yang Tepat untuk Berhenti Merokok, Ini Alasannya
-
Pemprov DKI Belum Izinkan Warga Gelar Resepsi di Kampung, Ini Alasannya
-
Tiga Alasan Petteri Pennanen Tinggalkan Tira Persikabo Tanpa Beban
-
Sinopsis Film The Lodgers, Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus