Suara.com - Belum lama ini beredar foto kelelawar yang membuat warga internet heboh. Pasalnya, ukuran hewan tersebut terlampau besar bahkan disebut-sebut seukuran manusia.
Dalam unggahan yang lalu-lalang di media sosial, nampak seekor tengah tidur sambil bergantung di sebuah kawat di depan rumah. Tak biasanya, ukurannya terlihat begitu besar dan tinggi.
Menyadur NDTV, foto kelelawar raksasa ini sebenarnya telah beredar di platform Reddit pada 2018 silam. Namun, kembali jadi perbincangan usai diposting ulang di Twitter oleh @AlexJoestar622.
Sontak, warganet kala itu langsung geger mengetahui kelelawar yang disebutkan berasal dari Filipina ini. Mayoritas merasa ngeri membayangkan hewan raksasa ini.
Spesies dengan julukan megabat ini sebetulnya memiliki tumbuh setinggi sekitar 1 kaki atau setara dengan 30,4 cm. Namun, sayapnya dapat tumbuh sekitar 5,5 kaki atau setara 167 cm.
Alhasil, spesies kelawar yang satu ini memilki tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan jenisnya yang lain.
Meskipun begitu, hewan yang hanya berbobot 1,2 kilogram ini sebenarnya tidak memiliki ukuran bak manusia. Lalu bagaiamana hewan ini nampak begitu besar dalam cuitan yang viral?
Rupa-rupanya, rahasianya terletak pada trik fotografi yang digunakan untuk menjepret hewan pemakan buah ini, berdasarkan laporan Daily Mail.
Foto ini diambil deegan teknik fotografi forced perspective yang menampilkan ilusi optik di mana ukuran objek menjadi lebih besar dari aslinya.
Baca Juga: Fenomena Masker 'Tersenyum' di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
Teknik yang digunakan sama seperti cara pelancong berfoto dengan 'memegang' menara Eiffel, Taj Mahal, hingga menara Pisa.
Seorang pengguna twitter yang berasal dari Filipina, membenarkan kelelawar ini sebenarnya tak berukuran seperti manusia.
"Saya dapat mengonfirmasi ini, mereka memiliki lebar sayap yang sangat lebar tapi tubuhnya tidak terlalu besar, kurang lebih sama seperti anjing berukuran sedang (sedikit lebih kecil)," tulisnya, menambahkan spesies ini sangat lembut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki