Suara.com - Gereja Katedral Jakarta kembali menggelar misa langsung pertama dengan dihadiri umat Kristen. Ini setelah kurang lebih 3 bulan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilaksanakan secara daring .
Pembukaan gereja dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan supaya tidak terjadi penularan virus Corona.
"Umat yang hadir hari ini ada 309 orang. Misa dimulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB," kata Humas Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie di Jakarta, Minggu (12/7/2020).
Ketika hendak memasuki kawasan gereja, petugas keamanan yang berjaga di depan gerbang memeriksa suhu tubuh umat menggunakan termogun untuk memastikan suhu pengunjung tidak lebih dari 37,5 derajat Celcius.
Umat yang hadir wajib mengikuti panduan kesehatan yang ditetapkan pemerintah dengan selalu mengenakan masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir.
Tempat duduk di dalam gereja diberi tanda silang sebagai langkah penerapan jaga jarak.
Sementara itu, sejumlah wartawan yang hadir untuk meliput juga harus didata terlebih dahulu, lalu mereka masuk secara bergantian.
"Kali ini tidak ada wawancara dengan Romo dan wartawan tidak bisa masuk seperti biasa, kami bagi kelompok, setiap kelompok ada tiga media dan masuk ambil gambar hanya lima menit," kata Susyana Suwadie.
Pembatasan jumlah wartawan yang meliput ini merupakan bagian dari protokol kesehatan COVID-19.
Baca Juga: Senin Besok, PNS di Kabupaten Bekasi Apel Perdana di Lapangan
Meskipun Gereja Katedral Jakarta menggelar misa langsung, namun pihak gereja tetap akan menyiarkan kegiatan misa secara daring pada Sabtu pukul 16.00 WIB dan Minggu pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB. (Antara)
Berita Terkait
-
Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Apa Alasan Setiap Tamu Negara Diajak ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta?
-
Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap