Suara.com - Beberapa negara di dunia yang terancam mengalami resesi akibat adanya pandemi virus Corona (Covid-19). Negara yang terancam mengalami resesi diantaranya Inggris, Australia, Singapura dan beberapa negara lainnya.
Menyadur dari laman Forbes, arti dari resesi adalah sebuah penurunan signifikan yang terjadi di dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bisa mencapai bertahun-tahun.
Resesi terjadi ketika ekonomi suatu negara mengalami produk domestik bruto (PDB) negatif, meningkatnya jumlah pengangguran, menurunnya jumlah penjualan ritel, kontraksi ukuran pendapatan dan manufaktur dalam periode waktu yang panjang. Resesi dianggap sebagai bagian yang tak terhindarkan dari siklus ekonomi dan bisnis suatu negara.
Terjadinya resesi bukan tanpa penyebab, melainkan mulai dari tergoncangnya ekonomi yang tiba-tiba hingga dampak dari inflasi yang tidak dapat dikendalikan.
Berikut faktor penyebab terjadinya resesi:
- Guncangan ekonomi yang tiba-tiba.
Masalah guncangan ekonomi yang muncul secara tibatiba bisa menyajdi penyebab utama Resesi di suatu negara. Salah satu contohnya yang saat ini sedang dialami oleh Dunia. Pandemi virus Corona (Covid-19) adalah sebuah contoh guncangan ekonomi yang terjadi secara tiba-tiba. - Gelembung aset
Keputusan investasi suatu negara bisa berdampak pada hasil ekonomi yang jatuh. Investasi tersebut diibaratkan pada sebuah gelembung yang semakin membesar bisa dengan tidak sengaja meledak, maka akan terjadi penjualan besar-besaran yang dapat menghancurkan pasar dan menimbulkan adanya resesi. - Utang yang berlebihan
Ketika perorangan atau bisnis mengambil terlalu banyak hutang dan biaya pelunasan hutang semakin meningkat pada titik di mana hingga tidak bisa membayar hutang tersebut. Kegagalan dalam melunasi utang tersebut akan berujung bangkrut dan mengubah kondisi perekonomian. - Terlalu banyak inflasi
Inflasi adalah sebuah tren harga yang stabil dan dapat naik seiring waktu. Inflasi itupun bukan menjadi hal yang buruk tetapi inflasi yang berlebihan bisa menjadi fenomena yang berbahaya. - Terlalu banyak deflasi
Jika inflasi yang tidak terkendali dapat menciptakan resesi, begitu pula dengan deflasi dapat menjadi keadaan yang lebih buruk. Deflasi terjadi ketika harga turun dari waktu ke waktu menyebabkan upah berkontraksi sehingga akan menekan harga. Ketika siklus deflasi tidak terkendali maka orang-orang dan bisnis berhenti belanja yang akhirnya merongrong perekonomian. - Perubahan teknologi
Penemuan baru meningkatkan produktivitas dan membantu perekonomian dalam jangka panjang. Namun banyak yang khawatir bahwa Artificial Intelligence (AI) dan robot dapat menyebabkan resesi karena dikhawatirkan mereka dapat mengerjakan semua kategori pekerjaan manusia.
Berita Terkait
-
Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Cuma Andalkan Pensiun Rp 900 Ribu, Lansia di Yogyakarta Ini Malah Masuk Desil 10
-
Ekonomi Tumbuh 5,11%, Purbaya Klaim Kemiskinan dan Pengangguran Makin Susut di Era Prabowo
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen
-
3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang