Suara.com - Jumlah kasus baru positif Covid-19 pada Jumat (17/7/2020) hari ini bertambah 1.462 orang, penambahan kasus ini menempatkan Indonesia hanya terpaut 492 kasus di bawah China.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan ribuan orang ini yang terinfeksi Corona menambah secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 83.130 orang.
Berdasarkan data www.worldometers.info/coronavirus/, kasus positif di Indonesia kini berada di posisi ke-26 dari total 215 negara di dunia yang sudah terinfeksi virus corona.
Posisi Indonesia saat ini berada satu strip di bawah China, negara yang pertama kali terdeteksi virus corona itu berada di posisi 25.
Pada Jumat ini, China mencatatkan penambahan kasus sebanyak 10 orang sehingga total kasus saat ini sebanyak 83,622 orang, lebih banyak 492 orang dengan Indonesia.
"Dengan kasus konfirmasi positif baru dari hasil tracing yang secara agresif dilakukan dinas kesehatan maka kita mendapatkan banyak kontak erat, dari kasus kontak erat inilah kita secara masif kita lakukan pemeriksaan testing dengan real time PCR," kata Achmad Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (17/7/2020).
Dari data hari ini juga tercatat ada tambahan 84 orang meninggal sehingga total menjadi 3.957 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 1.489 orang yang sembuh sehingga total menjadi 41.834 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 46.493 orang.
Menilik parameter pemeriksaan covid-19, Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat juga masih terbilang rendah.
Baca Juga: Sehari Meroket 1.462, Pasien Corona RI per 17 Juli Tembus 83.130 Orang
Sebab per 17 Juli 2020, baru melakukan pemeriksaan sebanyak 1.175.462 spesimen dari 683.805 orang (1 orang bisa tes lebih dari 1 kali), yang artinya Indonesia baru bisa melakukan pemeriksaan 4.295 tes per 1 juta penduduk dari total 273.642.512 penduduk.
Indonesia bahkan kalah dari Pakistan, negara dengan populasi terbanyak kelima yang sudah melakukan pemeriksaan 1.676.090 spesimen atau 7.582 tes per 1 juta penduduk dari total 221.049.347 jumlah penduduknya.
Jika Indonesia tetap konstan menambahkan kasus dengan rata-rata seribu kasus per hari, bukan tidak mungkin Indonesia akan menyalip China pada esok hari.
Sebagai informasi, hingga Jumat (17/7/2020) virus corona sudah menjangkiti 13.962.530 orang di 215 negara dengan jumlah kematian 593.019 jiwa, dan 8.294.905 orang dinyatakan sembuh.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
Terkini
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati
-
PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Defisit Fiskal: Utang Dibayar dengan Utang
-
Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon
-
Kritik Keras Hasto PDIP di Hari Lahir Pancasila: APBN Mengkawatirkan, Utang Dibayar Pakai Utang!
-
Pasutri Pemilik WO di Jaktim Tipu Calon Pengantin, Modus Promo Murah di Instagram Terbongkar
-
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global
-
Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa