Suara.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi pada mobil dinas Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri) Jumaga Nadeak, Senin (20/7/2020).
Kasus kecelakaan itu terjadi di ruas jalan kawasan Punggur, Nongsa, Kota Batam.
Mobil yang dikemudikan Candra, sopir Jumaga, itu mengalami kecelakaan usai mengantarkan Ketua DPRD Kepri tersebut ke Pelabuhan Punggur.
Dikutip dari Batamnews—jaringan Suara.com—, mobil yang diduga jenis Toyota Camry bernomor polisi BP 3 A itu ringsek di bagian depan.
Akibat kecelakaan mobil dinas tersebut, Jumaga batal memimpin rapat paripurna dengan agenda pembukaan masa sidang ketiga tahun 2020.
Batalnya Jumaga Nadeak memimpin rapat paripurna ini, karena Jumaga syok berat setelah mendapatkan kabar sopir pribadinya, yang juga masih ada ikatan keluarga, mengalami kecelakaan.
"Bapak (Jumaga) tidak bisa memimpin rapat paripurna sesuai agenda karena syok," kata Kasubbag TU, Kepegawaian, Kehumasan dan Perpustakaan DPRD Kepri Patrik Nababan, Senin (19/7/2020).
Rapat paripurna yang sedianya dipimpin Jumaga, langsung diambil alih dan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono.
Selama rapat paripurna yang digelar diruang utama gedung DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang Jumaga tidak beranjak meninggalkan ruang kantornya.
Baca Juga: Ditinggal Sang Ibu, Bunga 'Digerayangi' Dukun Cabul
"Paripurna dipimpin Pak Raden, Pak Jumaga sendiri tidak keluar ruangannya selama rapat paripurna," ujar Patrik.
Saat ini, rapat paripurna sudah selesai, dan rencananya Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak akan langsung pulang ke Batam, untuk melihat kondisi sopir pribadinya tersebut.
Seharusnya, Jumaga juga dijadwalkan hari ini akan menerima acara kunjungan rombongan dari DPRD Kabupaten Anambas.
Namun hal itu urung dilakukan dan Jumaga akan diwakili oleh unsur pimpinan DPRD Kepri yang lain.
"Pertemuan dengan DPRD Anambas juga kemungkinan akan diwakilkan ke Wakil Ketua DPRD Kepri dan anggota dewan lainnya," katanya.
Berita Terkait
-
Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang
-
Dugaan E-Waste di Batam: Saat Indonesia Jadi Tempat Transit Sampah Dunia
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Garudayaksa Gandeng Batam Prime FC, Buka Akademi Satelit
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
6 Fakta Hilangnya Speedboat Jurnalis di Selat Sunda
-
Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat
-
Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal
-
Dicecar Soal Hubungan dengan Tan Kian, Febrie Bantah Terima Uang di Kasus ASABRI
-
Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?
-
Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah
-
Api TPA Galuga Berhasil Dikendalikan Setelah 17 Jam Membara
-
Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat