Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyusun skema untuk membantu siswa tidak mampu agar bisa mengenyam pendidikan di sekolah swasta. Khususnya, bagi mereka yang gagal dalam Penerimaaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan terdampak penyebaran Covid-19.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dalam skema yang disusun, nantinya akan ada bantuan subsidi untuk membayar uang pangkal masuk sekolah swasta. Kisaran nominalnya juga ditentukan berdasarkan tingkat sekolah.
Jumlah penerimanya juga ditentukan berdasarkan data siswa gagal PPDB dan penerima Bantuan Sosial (Bansos) Corona. Jumlahnya masih berubah-ubah karena pendataan masih berjalan.
Untuk sementara, Anies mengatakan ada 9.959 siswa SD yang akan menerima bantuan pembayaran uang pangkal senilai Rp 1 juta. Dengan demikian, dana yang dibutuhkan adalah Rp 9,5 miliar.
Lalu untuk siswa SMP, 27.766 orang dianggap sesuai kriteria penerima bantuan pembayaran uang pangkal senilai Rp 1,5 juta. Total dana yang akan dikucurkan adalah senilai Rp 41,64 miliar.
Terakhir siswa SMA, subsidi uang pangkal yang diberikan menjadi yang paling banyak dengan nilai Rp 2,5 juta. Sejauh ini tercatat penerimanya berjumlah 47.783 orang dan total anggaran yang harus disiapkan Rp 119,45 miliar.
"Sudah kasih semua yang masuk uang swasta, uang pangkalnya dibantu Rp 1 juta, Rp 1,5 juta, Rp 2,5 juta, semuanya. Rakyat kita juga merasa tenang, enggak perlu ngurus surat miskin macam-macam," ujar Anies dalam rekaman resmi Youtube Pemprov DKI yang dikutip Suara.com, Senin (20/7/2020).
Dari pemaparan Anies saat rapat pimpinan itu, diperkirakan total penerima bantuan uang pangkal sejumlah 85 ribu orang. Anggaran yang dipersiapkan berjumlah Rp 171 miliar.
Untuk bisa mengucurkan dana ini, Anies berencana akan membuat Keputusan Gubernur, Peraturan Gubernur dan mengajukan Peraturan Daerah (Perda). Ia juga ingin birokrasi untuk program ini bagi rakyat dipermudah.
Baca Juga: Sebut Berkualitas Rendah, Anies Mau Gabungkan Sekolah Swasta di Jakarta
"Ini di perda nanti peluang, kita masukan, Pemprovnya bisa masuk sekolah swasta, bisa ikut membuat regulasi, ini judgement angka Rp 2,5 juta per siswa itu kita cek lagi," katanya.
Terkait SPP, Pemprov belum rampung membuat skema untuk bantuannya. Dalam rekaman rapat itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana mengatakan biaya SPP tiap sekolah swasta beragam mulai dari Rp 200 ribu, 700 ribu, hingga 1 juta.
Anies meminta agar Disdik segera menyusun skema untuk SPP. Ia meminta agar penentuan harga SPP tidak mahal agar orang tua siswa tak keberatan.
"Karena kalau SPP-nya terlalu mahal, orang enggak mau masuk juga. Betul kan? Ini kan SPP? Ini harus duduk, mengatur cara pembiayaan SPP itu. Sehingga orang tua bisa merencanakan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini
-
Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo