Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengklaim melengkapi berkas perkara kasus penyerangan dan pembunuhan yang dilakukan John Kei serta anak buahnya terhadap kelompok Nus Kei.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan berkas perkara tersebut masih disusun dan dilengkapi oleh penyidik sebelum akhirnya diserahkan ke Kejaksaan untuk kemudian disidangkan.
"Kasusnya itu masih pemberkasan sekarang," kata Yusri kepada wartawan, Rabu (22/7/2020).
Menurutnya, polisi kekinian masih memburu beberapa anak buah John Kei yang masih buron. Namun, Yusri menyampaikan bahwasanya beberapa anak buah John Kei yang berstatus buron itu sejati tidak memiliki peran penting dalam kasus tersebut.
"Pelaku yang perannya penting sudah kami amankan semua," ujar Yusri.
Sebelumnya, polisi mengungkapkan ada tiga aktor intelektual yang berperan aktif dalam kasus penyerang John Kei dan anak buahnya terhadap kelompok Nus Kei. Ketiga aktor intelektual tersebut, yakni John Kei, Daniel Farfar dan Franklin Resmol.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak mengemukakan hal itu berdasar hasil rekonstruksi yang di gelar di markas John Kei Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (6/7).
Menurut Calvijn, dari hasil rekonstruksi diketahui bahwa ketiga aktor intelektual tersebut secara aktif berperan dalam merencanakan hingga mengeksekusi penyerangan dan pembunuhan terhadap kelompok Nus Kei.
"Fakta menarik di rumah JK (John Kei) ini ternyata ada beberapa adegan yang betul-betul dipimpin langsung oleh tiga pelaku intelektual ini Jadi tiga pelaku ini yang sangat berperan aktif dalam hal merencanakan dan eksekusinya ialah tiga. Pertama JK, kedua DF (Daniel Farfar), dan ketiga FR (Franklin Resmol)," ungkap Calvijn.
Baca Juga: 3 Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyerangan John Kei Terhadap Nus Kei
Calvijn menyebutkan salah satu peran Franklin yakni menelpon anggota anak buah John Kei untuk berkumpul di markasnya pada 20 Juni 2020.
Sedangkan, salah satu peran Daniel yakni memerintahkan anak buah John Kei untuk berkumpul di The Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 21 Juni 2020 pagi hari untuk membagi peran dan senjata sebelum melakukan penyerangan terhadap kelompok Nus Kei.
Selain itu, Daniel juga diketahui sempat menerima uang Rp10 juta dari John Kei untuk biaya operasional saat melakukan aksi penyerangan dan pembunuhan terhadap kelompok Nus Kei.
"Tidak cukup di situ ternyata tersangka DF menyerahkan satu pucuk senpi yang diambil dari badannya DF diserahkan ke tersangka M yang merupakan eksekutor pelaku yang di Green Lake," ungkap Calvijn.
Dalam perkara ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pun telah menggelar rekontruksi dengan memperagakan 67 adegan. Rekonstruksi itu digelar di lima lokasi berbeda.
Sebanyak tiga lokasi digelar di tempat kejadian langsung, yakni di PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, Kelapa Gading, Jakarta Utara; The Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat; dan Markas John Kei di Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Daftar Napi Kakap Dapat Diskon Hukuman HUT RI: Mario Dandy, John Kei dan Koruptor Terima Remisi
-
Kontroversi di Balik Jeruji: John Kei, Ronald Tannur, dan Shane Lukas Terima Remisi Kemerdekaan
-
Ironi Kemerdekaan: Dinilai 'Berkelakuan Baik', Pembunuh Dini Sera, Ronald Tannur Dapat Remisi
-
Mengenal 3 Sosok "Raja" Debt Collector Paling Ditakuti, Sisi Kelam Penagihan Utang di Indonesia!
-
Umar Kei Siapanya John Kei? Kalahkan Gen Halilintar Punya 24 Anak dari 3 Istri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Intai Jakarta Hari Ini
-
Prabowo Bahas Rencana Groundbreaking 141 Ribu Unit Rumah Subsidi, Bakal Serap 80 Ribu Tenaga Kerja
-
Terjebak di Angka 5 Persen, Burhanuddin Abdullah Sebut Ekonomi RI Alami Inersia
-
Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari
-
Gus Yahya Tempuh Jalan Islah, Imam Jazuli: Pengakuan De Facto Otoritas Syuriyah
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
-
KPK: Pemeriksaan Gus Alex oleh Auditor BPK Fokus Hitung Kerugian Negara
-
Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!
-
Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam