Suara.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menargetkan meraih 70 persen kemenangan di Pilkada serentak 2020. Mesin partai dan strategi tengah disiapkan untuk mencapai target tersebut.
"Kami berharap bisa 70 persen menang," kata Muhaimin kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini mengungkapkan hingga saat ini PKB sudah mengeluarkan 45 surat rekomendasi dukungan kepada bakal calon kepala daerah di seluruh Indonesia.
"Sampai Kamis ini sudah keluar (untuk) 45 kepala daerah, itu setiap hari bertambah," kata Cak Imin.
Cak Imin mengatakan setiap calon kepala daerah yang diusung PKB harus menandatangani kontrak politik untuk berkampanye tentang pembangunan alternatif ekonomi baru, sehingga stagnasi ekonomi yang terjadi selama masa pandemi COVID-19 bisa segera ditemukan solusinya.
Selain itu, calon kepala daerah yang diusung PKB harus mau turun langsung ke masyarakat dan mendorong penyaluran bantuan sosial.
"Meskipun ada protokol menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan, namun semua harus tetap turun ke masyarakat," kata Cak Imin. (Antara)
Berita Terkait
-
Calon Petahana di Pilkada Rentan Mobilisasi ASN, Bawaslu Ingatkan Sanksi
-
NU Mundur dari Program Kemendikbud, Cak Imin Minta Nadiem Belajar Sejarah
-
KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara dengan Protokoler Kesehatan
-
Eks Jubir Covid-19 Sarankan KPU Tetap Pakai Tinta Celup di Pilkada 2020
-
Mendagri Minta KPU dan Bawaslu Tindak Tegas Arak-arakan di Pilkada 2020
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi