Suara.com - Kecamatan Pademangan Barat, Jakarta Utara merupakan salah satu kawasan di ibu kota yang memiliki kasus positif virus corona covid-19 tertinggi. Di lokasi ini, muncul potensi klaster baru corona, yakni para pekerja kargo.
Camat Pademangan Barat Mumu Mujtahid mengatakan, saat ini di wilayahnya itu terdapat 50 orang yang positif corona.
Mereka disebutnya merupakan kasus aktif yang sampai sekarang masih mendapatkan perawatan.
"Saat ini di pademangan barat ada 50-an yang positif aktif," kata Mumu kepada saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).
Mengenai banyaknya angka ini, pihaknya masih melakukan penelusuran potensi penularan.
Tes swab ditargetkan kepada para pekerja kargo yang belakangan ini menjadi sektor munculnya kasus.
"Untuk sektor usaha kargo/ekspedisi salah satu target untuk dilakukan screening di salah satu RW di Pademangan Barat," katanya.
Belakangan ini disebutnya hasil positif corona berasal dari para pekerja kantoran di lokasi.
Ia mencontohkan ada dua pasien di RW 09 yang berasal dari kantor yang sama.
Baca Juga: Begini Penampakan Lokasi Kejadian Bocah Kena Peluru Nyasar di Pademangan
"Misalnya di RW 09 kemarin. Ada orang yang satu kantor, 2 diantaranya diketahui positif swab di RS dan mereka tinggal dan bekerja di kantor yang sama di salah satu pusat bisnis/perdagangan."
Berita Terkait
-
Perkantoran Bisa Jadi Klaster Corona Baru, Pemprov DKI: Tertular dari Luar
-
2 RT Klaster Corona, Lurah Novi: Tak Semua Warga Terpapar karena Tahlilan
-
Warga Pingsan Habis Tahlilan, Kronologi 2 RT di Jakbar jadi Klaster Corona
-
29 Warga Positif Terjangkit, 2 RT di Grogol jadi Klaster Baru Corona
-
Pesantren Bisa jadi Klaster Corona, Wapres Maruf: Ini Lebih Menakutkan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka