Suara.com - Pemerintah mengimbau para penjual hewan kurban untuk beralih ke sistem penjualan online demi menghindari penyebaran virus corona covid-19 jelang Hari Raya Iduladha pada Jumat (31/7/2020) mendatang.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian Syamsul Ma'arif mengatakan hal itu akan lebih baik ketimbang transaksi jual beli di kandang yang biasanya berada di pinggir jalan jelang Iduladha.
"Kalau bisa penjualan itu kita minta dilakukan secara online, kita sudah sosialisasikan kepada teman-teman tapi, itu imbauan bukan berarti kita larang, tapi dalam proses penjualan kita memberikan aturan yang sama terutama masalah jaga jarak," kata Syamsul dalam diskusi dari BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020).
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemenkes dr. Riskiyana Putra menambahkan, jika warga tetap membeli langsung di tempat pedagang maka pembeli itu harus segera membersihkan diri sesampainya di rumah.
"Setelah belanja kurban pulang ke rumah maka kita harus lepas baru, segera mandi, apa yang kita pakai hape kacamata itu yang kira-kira mempunyai kemungkinan untuk bersentuhan itu kita bersihkan, ini yang penting, jangan lupa setelah pulang dari belanja kurban kita harus membersihkan diri," tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 18 Tahun 2O2O Tentang Penyelenggara penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban.
Pengelola masjid diminta untuk menaati setiap aturan yang dimuat di dalam Surat Edaran tersebut untuk menghindari klaster baru saat Iduladha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih
-
7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui
-
Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute
-
Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu
-
Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara
-
Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura
-
Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?
-
Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah
-
5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna