Suara.com - Orang tua bocah berusia tiga tahun bernama Putri Ramadhani yang diduga korban penculikan di Gang Palm, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan ternyata mengenali orang yang diduga sebagai pelaku usai melihat rekaman CCTV.
Ibu korban, Mursyida (38) mengaku telah melihat hasil rekaman CCTV yang terpasang di rumah kos-kosan tak jauh dari tempat anaknya terakhir bermain. Ia mengaku mengenal orang diduga menculik anaknya.
"Ternyata dari CCTV terlihat anak saya sedang digandeng orang berbadan gemuk gempal itu perempuan sekitar umur 15 atau 17 tahun. Orangnya gemuk memang dia warga sekitar sini RT.15 tapi saya hanya kenal muka," kata Mursyida saat disambangi Suara.com di kediamannya, Selasa (28/7/2020).
Menurut Mursyida, orang diduga pelaku pernah tinggal di sekitar lingkungan rumahnya bersama orang tuanya. Terkahir, diketahui orang yang diduga pelaku sedang menetap di rumah neneknya selama tiga hari belakangan.
"Sudah sempat konfirmasi ke rumah neneknya, saudara-suadara saya kesana. Tapi anak saya enggak ada di duga pelaku juga enggak ada," tuturnya.
Adapun menurut Mursyida, tetangga sekitar sempat melihat anak bungsunya tersebut dibawa orang yang diduga sebagai pelaku.
"Tetangga sekitar itu sempat di bawa. Di sangka yang lihat itu bawa Putri ini saudaranya," tuturnya.
Kemudian dari hasil itu, pihak keluarga membuat laporan ke Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (27/7) sore. Kasus ini kemudian dilimpahkan untuk ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
Sebelumnya, polisi tengah menelusuri kebenaran sebuah informasi yang beredar kalangan warga terkait penculikan anak berusia tiga tahun atas nama Putri Ramdhani di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).
Baca Juga: Bertubuh Gempal, Ini Tampang Wanita Terduga Penculik Balita di Pesanggrahan
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono mengatakan informasi tersebut telah diterima oleh anggotanya. Kini anggota Polsek Pesanggrahan bersama orang tua korban tengah mencari keberadaan sang anak.
"Jadi Polsek Pesanggrahan menerima info dari warga dan sekarang anggota Polsek Pesanggrahan dan orang tua korban sedang sama-sama mencari keberadaan anaknya," kata Budi seperti dikutip dari Antara.
Berita Terkait
-
Bertubuh Gempal, Ini Tampang Wanita Terduga Penculik Balita di Pesanggrahan
-
Terekam CCTV, Ini Penampakan Perempuan Penculik Balita di Pesanggrahan
-
Balita 3 Tahun di Pesanggrahan Diculik saat Sedang Asyik Main Masak-masakan
-
Balita di Pesanggrahan Diculik saat Main, Begini Kronologi Versi Ibu Korban
-
Polisi Selidiki Kasus Anak Hilang di Pesanggrahan Diduga Diculik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko