Suara.com - Mursyida, mengaku memiliki firasat sebelum anaknya Putri Ramadhani, hilang karena diduga menjadi korban penculikan di Gang Palm, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020) kemarin.
"Ya saya ada firasat sebelumnya saya pagi-pagi sudah merasa lemas. Lemas sekali badan saya," katanya saat ditemui Suara.com di kediamannya, Selasa (28/7/2020).
Mursyida mengaku sempat menyarankan anaknya untuk tidak bermain jauh-jauh dari rumah. Terakhir diketahui Putri bermain masak-masakan dengan teman sebayanya.
"Saya bilang jangan jauh-jauh ya. Enggak saya lihat lagi. Tak lama pukul 13.30 WIB perasaan saya tak enak saya cari. Saya lihat udah enggak ada lagi. Saya sudah sempat putar-putar enggak ada," ungkapnya.
Lebih lanjut, hingga kini Mursyida dan suaminya belum mendapat kabar terkait keberadaan anak bungsunya tersebut. Putri terlihat terkahir dalam rekaman CCTV dibawa oleh orang yang diduga sebagai pelaku seorang perempuan bertubuh gemuk.
"Anak saya gesit, biasanya dia sama yang kenal aja dibawa atau diajak enggak mau. Ini ini saya juga enggak tahu, enggak biasanya baru kali ini anak saya mau ikut orang," tandasnya.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono mengatakan pihaknya sedang menyelidiki informasi anak bernama Putri Ramadhani yang diduga diculik di Pesanggrahan, Senin (27/7/2020) kemarin. Kasus ini diselidiki setelah polisi menerima laporan dari orang tua korban.
"Jadi Polsek Pesanggrahan menerima info dari warga dan sekarang anggota Polsek Pesanggrahan dan orang tua korban sedang sama-sama mencari keberadaan anaknya," kata Budi seperti dikutip dari Antara.
Setelah dilaporkan hilang karena diduga diculik, hingga kekinian polisi belum menemukan keberadaan Putri.
Baca Juga: Terekam CCTV, Penculik Balita di Pesanggrahan Diduga Warga Sekitar
Berita Terkait
-
Motif Asmara, Polres Metro Bekasi Bekuk Penculik Anak di Bus di Bandung
-
ART di Serang Nekat Jadikan Anak Majikan Jaminan Utang, Minta Tebusan Rp10,5 Juta
-
DPR Desak Polisi Gerak Cepat Usut Kasus Penculikan Anak Usai Tragedi Alvaro di Pesanggrahan
-
Akhir Tragis Pencarian Alvaro Kiano Nugroho: Ditemukan Tewas, Polisi Amankan Pelaku
-
Pendamping Hukum Duga Suku Anak Dalam Jadi 'Kambing Hitam' Sindikat Penculikan Bilqis
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'