Suara.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta protokol kesehatan Covid-19 tetap diperketat seiring kebijakan pemerintah yang memperbolehkan warga mudik Idul Adha 1441 Hijriah.
Menurutnya, mudik Idul Adha tidak seramai mudik saat Idul Fitri. Kendati begitu protokol tetap harus diperhatikan. Apalagi diketahui ada lima provinsi tujuan mudik yang juga menjadi penyumbang terbesar Covid-19, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Timur. Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan.
"Kita makanya minta untuk protokol Covid di era mudik ini, arus mudik, supaya diperketat, dan juga memang dalam masa pandemi ini kita sudah cek dan juga beberapa teman di dapil menginformasikan, terutama di lima daerah ini bahwa arus mudik ini tidak sepadat seperti biasa sebelum Covid," mata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (30/7/2020).
Dasco mengatakan, perjalanan mudik masih menjadi pertimbangan sebagian kalangan dari sisi kesehatan sekaligus ekonomi. Di mana faktor ekonomi yang tengah menurun mengakibatkan keinginan masyarakat untuk pulang ke kamping halaman menjadi berkurang.
"Tetapi di balik semua ini, kita minta kepada semua, baik yang mau mudik, yang dipakai sarana kendaraan umum maupun pribadi, pemerintah daerah, semua untuk kemudian untuk melengkapi sarana dan prasana untuk protokol Covid yang ketat," ujar Dasco.
Diketahui, Kementerian Perhubungan tak melarang masyarakat yang ingin melakukan mudik untuk merayakan Idul Adha 1441 H.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun telah menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang maupun lalu lintas kendaraan.
Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada transportasi antarkota maupun di dalam kota, karena masyarakat yang akan bersilahturahmi maupun berlibur seusai menjalankan ibadah Idul Adha.
“Kami telah lakukan antisipasi di simpul-simpul transportasi, di jalan-jalan nasional dan tol, dan di daerah wisata yang diprediksi akan terjadi peningkatan arus kendaraan karena long weekend mulai Jumat, Sabtu dan Minggu,” ujar Menhub Budi Karya, Rabu (29/7/2020).
Baca Juga: Hati-hati Mudik Idul Adha ke Zona Merah Covid-19, Ini Daftarnya
Kemenhub telah mempersiapkan personel, serta berkoordinasi dengan instansi terkait seperti kepolisian, dan Dinas Perhubungan di daerah untuk meningkatkan pengawasan di lapangan, serta dengan para operator transportasi.
Menhub menambahkan pada Idul Adha tahun ini, tidak ada kebijakan pelarangan mudik seperti pada Idul Fitri lalu.
Hanya saja, Kemenhub telah meminta kepada seluruh operator transportasi untuk bersama-sama menciptakan transportasi yang aman dan produktif yang berarti transportasi yang berkeselamatan, dan berkesehatan, mulai dari area keberangkatan, saat dalam perjalanan, dan ketika tiba di tujuan.
Berita Terkait
-
Hati-hati Mudik Idul Adha ke Zona Merah Covid-19, Ini Daftarnya
-
Gelombang Kedua Virus Corona Diprediksi Mengancam Orang yang Lebih Muda
-
Jamaah Tarekat Syattariyah Aceh Sholat Idul Adha Hari Ini
-
Bentak Satpol PP, Ojol Tak Pakai Masker Mau Disanksi Setelah Polisi Datang
-
Terobosan Baru, Bahan Denim Diklaim Mampu Tangkal Covid-19
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap