Suara.com - Petugas polisi di India dengan sengaja menancapkan kunci motor ke dahi seorang pria lantaran ia tak memakai helm saat berkendara.
Menyadur Gulf News, insiden yang melibatkan tiga polisi ini terjadi di distrik Udham Sigh Nagar, negara bagian Uttarakhand pada Senin (27/7), sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.
Kejadian bermula ketika pria itu bersama temannya tengah mengendarai sepeda motor menuju ke sebuah pom bensin.
Di tengah perjalanan, kedua pengendara motor ini diberhentikan oleh tiga personel polisi yang sedang bertugas malam itu.
Polisi menghentikan keduanya karena mereka tidak memakai helm saat berkendara.
Sesaat setelah diberhentikan, si pengendara sempat terlibat perdebatan dengan ketiga polisi.
Puncaknya, salah satu polisi mencabut kunci motor dan menghujamkannya ke dahi si pengendara.
Dalam video yang tersebar di media sosial, nampak si pria dengan kunci motor menancap di dahinya yang bersimbah darah, berjalan di tempat kejadian sebelum dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Penduduk sekitar lokasi kejadian penikaman geger melihat kondisi pengendara ini. Situasi sempat panas hingga seorang petinggi polisi datang untuk menenangkan warga.
Baca Juga: Murid Usia 15 Tahun di India Ini Temukan Asteroid Baru Dekat Bumi
Selepas kejadian ini, kepolisian Uttarakhand telah menghukum tiga petugas tersebut dengan skors. Adapun penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini telah diluncurkan.
Kabar pengendara ditikam dengan kunci motor di dahi langsung menyebar di media sosial. Publik India mengutuk aksi polisi tersebut.
"Ini adalah upaya untuk membunuh! Bayangkan kekuatan untuk menusukkan kuncinya ke dahi," ujar pengguna twitter @amitvasdev, dikutip dari Gulf News.
"Saya merasa mual setiap kali memikirkan atau melihat video ini. Pelakunya harus dihukum," ujar akun @SujataIndia1st, menyebut kejadian ini sebagai kasus kebrutalan polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian