Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan dirinya, secara serius, menganjurkan masyarakat untuk mencuci masker dengan bensin untuk mematikan virus dan bakteri.
Menyadur BBC, Duterte tampil di depan publik, menyebut dirinya tak bercanda ketika menyarankan cara murah untuk mendesinfeksi masker.
"Apa yang saya katakan benar. Jika alkohol tak tersedia, terutama bagi warga tak mampu, pergi saja ke pom bensin," ujar Duterte pada Jumat (31/7), menyakinkan khalayak bahwa ia tidak bercanda.
Pekan lalu, Duterte mengatakan warga bisa mencuci masker dengan bensin jika tak memiliki alkohol. Mendengar pernyataan ini, otoritas kesehatan Filipina buru-buru memberikan koreksi.
Pejabat kesehatan menyebut ucapan Duterte hanya lelucon belaka. Menegaskan masker kain harus dicuci secara normal dengan air, sementara masker bedah hanya dipakai sekali.
Menanggapi orang-orang yang menganggapnya bercanda, Duterte menyebut yang ia katakan adalah serius.
"Mereka (kritikus) berkata, 'Duterte gila'. Bodoh! Jika saya gila, anda harus menjadi presiden, bukan saya," katanya.
"Aku tidak bercanda. Aku tidak bercanda. Coba saja kamu masuk ke dalam otakku," sambungnya.
Menurut Duterte, bensin atau solar dapat menggantikan fungsi alkohol untuk membersihkan masker, "Untuk orang-orang yang tidak memiliki Lysol (merek alkohol), basahi masker dengan bensin atau solar dan celupkan maskermu ke dalamnya."
Baca Juga: Warga Portugal Boleh Kunjungi Klub Malam, Tapi Tak Boleh Joget
Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengoreksi pernyataan yang keluar dari mulut Duterte pekan lalu.
"Saya tidak percaya bahwa setelah empat tahun ia menjabat sebagai presiden, anda masih belum mengenalnya," ujar Roque kepada Rappler.
"(Ini hanya lelucon). Mengapa kita menggunakan bensin untuk mencuci?" imbuhnya.
Tidak ada bukti yang menunjukkan bensin dapat mensterilkan masker. Malah, menuangkan cairan seperti bensin bisa memicu risiko kebakaran.
Berdasarkan data Worldometers per Jumat (31/7), kasus virus corona di Filipina mencapai 89.374 dengan 1.983 kematian. Adapun 65.064 pasien telah dinyatakan pulih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!