Suara.com - Seorang pria di China menyembunyikan kematian ibunya agar bisa mendapatkan uang pensiun. Jasad sang ibu, ia simpan di kulkas selama tujuh bulan.
Menyadur Daily Star, Sabtu (1/8/2020), pria yang diidentifikasi sebagai Wu ini menyembunyikan mayat ibunya sejak kematiannya pada 4 April 2019 lalu.
Pria asal distrik Baoshan ini menyimpan tubuh ibunya di kulkas agar mayatnya membeku dan tak rusak, sehingga tidak mengeluarkan bau.
Dengan begini, para tetangga tak mengetahui bahwa perempuan berusia 68 ini telah tiada, sementara Wu bisa terus menikmati uang pensiunan.
Hingga akhirnya, perbuatan pria 44 tahun ini terungkap pada November lalu, ketika seorang pekerja komunitas dan pihak berwenang menemukan mayat di freezer yang ada di kediaman Wu.
Atas perbuatannya, pengadilan setempat belum lama ini memutuskan Wu bersalah atas kasus penipuan terhadap negara dan menjatuhi hukuman 10 tahun penjara.
Pengadilan juga melayangkan denda sebesar 10.000 yuan atau sekitar Rp 21 juta dan meminta Wu untuk mengembalikan uang pensiunan ibunya yang telah ia klaim sebesar 24.000 yuan atau sekitar Rp 50 juta.
Menurut jaksa penuntut umum, Jiang Xiaoyan, Wu seorang pengangguran dan telah bergantung pada ibunya sebelum kematiannya.
"Terdakwa telah hidup lama tanpa penghasilan yang stabil. Dia mempertimbangkan situasi keuangnnya sebelum melakukan kejahatan," ujar Jiang.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah China Uji Vaksin di Indonesia karena Kekurangan Monyet?
Kepada majelis hakim, Wu mengaku telah menganggur sejak 2016 dan memohon diberi kesempatan kedua.
"Saya berjanji untuk menjadi orang yang lebih baik dan saya ingin memberi ibu saya pemakaman yang layak," katanya.
Berdasarkan temuan medis, ibu Wu meninggal dunia karena sakit akibat kegagalan banyak organ pada April tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi