Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan kepada seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan penyederhanaan birokrasi.
Dalam praktiknya, Maruf mengingatkan agar pemangkasan jabatan itu tidak berakibat buruk bagi karir pejabat yang terdampak.
Hal tersebut disampaikan Maruf ketika menyampaikan pidato dalam Rapat Koordinasi Penyederhanaan Birokrasi yang digelar oleh Kemenpan RB secara virtual, Selasa (11/8/2020).
Dalam kesempatan itu, Maruf mengungkapkan, bahwa target penyelesaian penyederhanaan jatuh pada akhir Desember 2050.
"Saya menekankan bahwa penyederhanaan birokrasi harus dilaksanakan oleh semua instansi Pemerintah pusat dan daerah," katanya.
Bagi instansi yang belum melakukan penyederhanaan birokrasi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif tersebut meminta untuk tetap memperhatikan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Selain itu, ia juga meminta agar penyederhanaan birokrasi itu tidak menimbulkan dampak merugikan bagi yang pejabat yang dimaksud.
"Pastikan pengalihan jabatan tidak merugikan penghasilan dan keberlangsungan karir pejabat yang terdampak," ujarnya.
Sejauh ini, sudah ada 40 Kementerian/Lembaga yang sudah melakukan proses penyederhanaan birokrasi dengan rincian Eselon III yang sebelumnya terdiri dari 5.959 menjadi 2.542 jabatan, Eselon IV dari 16.210 menjadi 7.184 jabatan dan Eselon V dari 10.328 menjadi 5.072 jabatan.
Baca Juga: Jokowi: Terlalu Banyak Birokrasi, Kita Terjebak Aturan Sendiri
Ia mengajak kepada seluruh pihak terkait untuk bisa memanfaatkan momen untuk membangun birokrasi kelas dunia. Maruf ingin melihat birokrasi dengan DNA baru yang memiliki kompetensi kerja yang baik.
"Memiliki kualifikasi dan kapasitas baru, cara kerja baru yang lebih inovatif, adaptif, dan responsif. Birokrasi yang siap menghadapi lingkungan dinamis dengan pendekatan yang proaktif serta tidak alergi dengan perubahan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL