Suara.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, Jakarta Selatan, melakukan penutupan sebagian gedung akibat adanya pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar virus Corona.
Penutupan gedung itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat pada Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Kementerian Hukum HAM, Tubagus Erif Faturahman.
Menurutnya gedung Sentra Mulia yang dilakukan penutupan.
"Tidak semua Kemenkumham tutup. Hanya satu gedung saja yaitu gedung Sentra Mulia. Sehingga kegiatan-kegiatan lain di gedung selain Sentra Mulia tetap berjalan namun sesuai protokol kesehatan," kata Tubagus dihubungi, Rabu (12/8/2020).
Tubagus pun belum mengetahui berapa jumlah ASN yang terpapar virus asal Tiongkok itu. Namun, dirinya memastikan penutupan gedung sementara akibat adanya sebagian ASN yang terinfeksi Corona.
"Terkait jumlah ASN yang positif kami belum terkonfirmasi. Tapi yang pasti sudah ada yang positif," ucap Tubagus.
Maka itu, kata Tubagus, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyebaran semakin luas, Kemenkumham RI mengeluarkan surat untuk mengosongkan salah satu gedung Sentra Mulia.
"Namun demikian para ASN tetap diminta melaksanakan tugas WFH," kata Tubagus.
Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenkumham, tertulis bahwa seluruh pimpinan tinggi dan ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di seluruh area Gedung Kemenkumham diminta untuk sementara waktu bekerja dari rumah.
Baca Juga: 2 Staf Sekwan Positif Corona, 55 Anggota DPRD Kabupaten Bogor Tes COVID-19
Para pegawai Kemenkumham diminta untuk bekerja dirumah selama 7 hari kedepan terhitung sejak 12 Agustus 2020.
Kemudian, dalam surat itu juga dijelaskan bahwa aktivitas gedung Kemenkumham di Jalan HR Rasuna Said, untuk sementara waktu ditutup mulai tanggal 12 hingga 21 Agustus 2020. Hal itu dilakukan guna proses sterilisasi atau penyemprotan disinfektan.
Berita Terkait
-
Guru PPPK Ditarik ke Pusat, P2G Ingatkan Pemerintah Soal Status dan Karier Harus Jelas
-
Seluruh PPPK Guru Dialihkan ke Pemerintah Pusat, Siap-Siap Jadi PNS?
-
Guru PPPK Jadi PNS 2027 Apakah Harus Lewat Seleksi? Ini Penjelasannya
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Resmi Dibuka! Ini Daftar Sekolah Kedinasan, Setelah Lulus Dijamin Langsung Jadi PNS
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Bau? Ternyata Bukan Cuma karena Beras
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Begini Cara Warga Israel Masuk Indonesia hingga Bisa Pelesir ke Bali hingga Toraja
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?
-
Ketakutan Diserbu TNI, Warga 4 Kampung di Intan Jaya Terpaksa Mengungsi ke Hutan
-
BRI Raih Rekor MURI: Selenggarakan Pameran Kredit Kendaraan Serentak Terbanyak
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100
-
Powerful Tapi Emosional, Intip Highlight Medley Album Baru NCT 127 'BLINGY'
-
100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas Tradisional Runtuh, Puluhan Orang Hilang di Desa Zamboye