Suara.com - Nama Slamet Maarif, Ketua Persatuan Alumni (PA) 212 mencuat di pemberitaan baru-baru ini. Ia menegaskan tetap akan menuntut pemerintah untuk membatalkan Rancangan Undang-undang yang dianggap mengubah Pancasila.
Dalam aksi tuntutan di depan Gedung MPR/DPR bulan Juli lalu, Slamet Maarif menyatakan tidak ingin masyarakat Indonesia memaknai Pancasila dengan tafsir tunggal melalui pembaharuan RUU tersebut
Rancangan Undang-undang yang dimaksud Slamet Maarif adalah RUU HIP yang diubah menjadi RUU BPIP.
Slamet Maarif beserta PA 212 telah melakukan serangkaian aksi. Misalnya, aksi bela ulama untuk menentang kriminalisasi terhadap para ulama, penentangan pembubaran HTI dan juga ormas-ormas Islam yang lain.
Sepak terjang Slamet Maarif dalam berbagai aksi tersebut tidak diragukan lagi. Berikut ini profil Slamet Maarif Ketua PA 212 yang dirangkum Suara.com.
Slamet Maarif merupakan Ketua PA 212 (Persaudaraan Alumni 212). Laki-laki ini sebelumnya pernah menjabat sebagai juru bicara Front Pembela Islam (FPI).
Ia menggantikan Ansufri Idrus Sambo sebagai Ketua Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212 atau Ketua PA 212. Sebab, ketua sebelumnya mengundurkan diri.
Pergantian Ketua PA 212 disebut-sebut terjadi setelah aksi membela Hary Tanoesoedibjo saat tersandung kasus hukum. Saat itu Sambo sedang menjabat Ketua PA 212 pada 14 Juli 2017 mendatangi Komnas HAM untuk melakukan laporan pengaduan dugaan terhadap Hary Tanoesodibjo namun terjadi kecaman dari Ketua FPI Rizieq Shibab.
Kecaman dari Rizieq Shihab menilai PA 212 keluar dari perjuangan mereka. Kemudian terjadi perpindahan Ketua PA 212 kepada Slamet Maarif.
Baca Juga: Soal 'Mendadak' Pancasilais, Ketua PA 212 Balas Sentilan Mahfud MD
Setelah perpindahan Ketua dari Sambo kepada Slamet Maarif, sejumlah tokoh PA 212 satu per satu kini mundur.
Hingga kini, tokoh-tokoh PA 212 yang mundur antara lain Ali Mochtar Ngabalin, Usamah Hisyam, Kapitra Ampera. Serta beberapa dari mereka menyatakan dukungan terhadap masing-masing calon presiden dan wakil presiden kala itu.
Di bawah kepemimpinan Slamet Maarif, nama Presidium Alumni Aksi Bela Islam 212 berganti nama menjadi Persaudaraan Alumni 212. Pergantian nama tersebut terjadi dari hasil Musyawarah Nasional yang dihadiri tokoh ulama dan aktivitas 212 yang berlangsung pada 25-27 Januari 2018.
Slamet Maarif menyebutkan alasan pergantian nama tersebut agar PA 212 dapat lebih terbuka, egaliter dan demokratis.
Itulah profil Slamet Maarif, Ketua PA 212 yang dikenal lewat aksi-aksinya.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3