Suara.com - Apakah Anda sudah benar-benar memahami apa itu Program Kartu Prakerja? Program Kartu Prakerja adalah sebuah program pengembangan kompetensi kerja.
Program ini ditujukan untuk pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dan pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja atau buruh yang dirumahkan, dan pekerja bukan penerima upah. Termasuk juga para pelaku usaha mikro dan kecil.
Secara sederhana dapat diartikan bahwa semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal boleh mendaftar Kartu Prakerja.
Namun untuk merespon dampak dari pandemi COVID-19, maka Program Kartu Prakerja untuk sementara waktu akan diprioritaskan bagi pekerja atau buruh yang dirumahkan atau pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak penghidupannya.
Setelah berhasil mendaftarkan diri dan dinyatakan lolos sebagai penerima Kartu Prakerja, itu berarti Anda bisa mengikuti pelatihan yang tersedia di laman Prakerja.
Mengikuti pelatihan memang menjadi syarat dan langkah awal bagi para peserta untuk mendapatkan insentif Prakerja.
Lantas, bagaimana cara memilih pelatihan di situs Prakerja? Apakah setiap peserta dapat memilih pelatihan yang mereka inginkan?
Temukan jawaban lengkapnya di bawah ini:
Macam-macam Pelatihan di Situs Prakerja
Baca Juga: Menaker: Kartu Prakerja Gelombang 4 untuk 800 Ribu Orang Telah Rampung
Jika pada gelombang sebelumnya yaitu gelombang 1 hingga 3 terdapat paket pelatihan yang berisi kombinasi dari beberapa paket pelatihan. Mulai awal Juli 2020, pilihan tersebut telah ditiadakan.
Jadi, pelatihan yang tersedia saat ini adalah tidak dalam bentuk paket. Pelatihan telah disediakan oleh mitra platform digital, yaitu Tokopedia, Skill Academy, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, SekolahMu, Kemnaker, serta Pijar.
Tips Memilih Pelatihan yang Tepat
Lalu, bagaimana memilih pelatihan yang tepat? Melalui akun Instagram Prakerja, ada sejumlah tips yang bisa menjadi panduan para penerima Kartu Prakerja.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta di antaranya adalah sebagai berikut ini:
- Cobalah untuk membandingkan konten, silabus, harga, durasi, dan persyaratan dari setiap pelatihan.
- Periksalah ulasan dan rating dari pengguna lain terlebih dahulu secara cermat.
- Dengan saldo sebesar Rp 1 juta saja, setiap peserta bebas untuk memilih pelatihan, baik dari jumlah maupun
- harganya.
- Pastikan pula pelatihan yang dipilih telah menyediakan sertifikat.
- Pilihlah pelatihan yang sesuai dengan minat.
- Dan yang terakhir, tuntaskan pelatihan, ikuti evaluasi, dan dapatkan sertifikat kelulusan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Menaker: Kartu Prakerja Gelombang 4 untuk 800 Ribu Orang Telah Rampung
-
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 yang Dibuka Hari Ini
-
Sabtu 8 Agustus, Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka, Kuota Jadi 800 Ribu
-
Tidak Masuk Akal, Melamar di Perusahaan Ini Wajib Punya Pengalaman 75 Tahun
-
Tak Tepat Sasaran, Jadi Alasan Jokowi Revisi Perpres Kartu Prakerja
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan