Suara.com - Video tukang parkir di Medan mengamuk dan mencaci maki seorang wanita viral di media sosial. Dalam video terlihat pria berkaus putih dan celana pendek berteriak ke seorang wanita yang sedang berada di atas motor.
“Main kau sama aku? Lapor ke Polda kau,” kata pria dalam video tersebut seperti dilansir dari Kabarmedan.com jaringan Suara.com, Rabu (19/8/2020).
Dalam narasinya disebut peristiwa itu terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Medan. Peristiwa itu terjadi karena wanita tersebut memberikan uang parkir sesuai aturan, namun pria berkaus putih meminta uang lebih.
“Lebih dari situ pun bisa kami bayar. Kecil kali Rp 4.000. Kami sering makan di sini, caranya nggak enak, dia ngak ngapa-ngapain. Gak selamat kau. Viral kau, ku viralkan,” kata suara wanita dalam video itu.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Ainul Yaqin membenarkan kejadian tersebut. Ainul menyebut, tukang parkir itu telah ditangkap Polda Sumut.
Setelah ditangkap, kembali beredar video yang mempelihatkan sosok pria tersebut. Dalam video pria tersebut mengaku EH (37) dan meminta maaf kepada ‘Ibu Epi’ dan Polda Sumut.
“Saya meminta maaf kepada Ibu Epi atas perbuatan saya yang menghina dan mengancam Ibu Epi. Yang kedua saya meminta maaf kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Kepolisian Daerah Sumatera Utara atas perbuatan saya yang menghina institusi Polri, Jahtanras Polda Sumut, hebat,” katanya dalam video.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmedan.com jaringan Suara.com dengan judul "Viral Marah Gegara Uang Parkir, Maki-maki Wanita dan Tantang Lapor ke Polda, Pria Ini Dicokok Polisi"
Baca Juga: Tukang Parkir di Palembang Tewas Dikeroyok Pakai Celurit dan Tombak
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU