Suara.com - Covid-19 mewabah di penjara Maharastra, India. Sebanyak 1.043 narapidana dan 302 staf positif terinfeksi virus Corona.
Menyadur India Times, Rabu (19/8/2020), kantor berita ANI melaporkan adanya enam kematian dari amukan Covid-19 di penjara Maharashtra.
Dari ribuan orang yang terinfeksi virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 itu, 818 narapidana dan 271 staf penjara dikabarkan berhasil pulih.
Demi menghindari kerumunan dan untuk menjaga jarak sosial yang aman, penjara Maharashtra memutuskan untuk membebaskan 10480napi di seluruh negara bagian.
Sebanyak 2.444 napi dibebaskan bersyarat sementara sisanya dengan jaminan seperti yang diarahkan oleh Komite Kekuatan Tinggi.
Hingga 17 Agustus 2020, Maharastra telah mencatatkan 8.493 kasus baru dan 228 kematian.
Secara keseluruhan, negara bagian itu telah mencatat 604.358 infeksi Covid-19.
Departemen kesehatan mengatakan jumlah pasien yang akan dipulangkan berjumlah 11.391. Sedangkan jumlah kematian mencapai 20.265.
"Saya harus memberikan penghargaan kepada staf penjara yang telah membantu banyak napi dalam perawatan," kata Sunil Ramanand, tambahan direktur jenderal polisi.
Baca Juga: Hakim Positif Corona, PN Jakarta Pusat Tetap Gelar Sidang Seperti Biasa
"Departemen Penjara menyediakan makanan dan suplemen medis khusus untuk para pasien."
"Idenya adalah untuk meningkatkan dan meningkatkan kekebalan narapidana."
Merujuk data Worldometers.info, hingga Rabu (19/8/2020), India menjadi negara ketiga dengan kasus infeksi virus Corona tertinggi di dunia.
India telah mencatatkan lebih dari 2,7 juta kasus infeksi virus Corona, di mana angka kematian menembus 53 ribu jiwa.
Berita Terkait
-
Mutasi Virus Corona yang 10 Kali Lebih Menular Ditemukan di Malaysia!
-
Bedakan Batuk Biasa dengan Virus Corona Covid-19, Begini Caranya
-
Hakim Positif Corona, PN Jakarta Pusat Tetap Gelar Sidang Seperti Biasa
-
Sindir Deklarasi KAMI, Arief Poyuono: Bantu Duit Juga untuk Rakyat
-
Virus Corona Covid-19 Sebabkan Diabetes Tipe 1 pada Anak-Anak, Benarkah?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya