Suara.com - Sutradara Joko Anwar menegur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sebab, Kemenparekraf dinilai telah mengambil karya orang tanpa izin.
Teguran itu disampaikan oleh Joko Anwar melalui akun Twitter miliknya @jokoanwar.
Joko menjelaskan, akun Instagram Kemenparekraf mengunggah materi promosi teater musikan secara virtual yang digarap oleh Galeri Indonesia Kaya dan Boow Live.
Namun, materi tersebut diambil tanpa izin. Bahkan, materi promosi tersebut juga dimodifikasi. Logo penyelenggaranya yakni Galeri Indonesia Kaya dan Boow Live dihapus kemudian diganti dengan logo Kemenparekraf.
"Galeri Indonesia Kaya dan Boow Live bikin teater musikal. Lalu materi promonya dicomot, dimodifikasi, diposting di akun Instagram Kemenparekraf. Logo penyelenggara dihapus, diganti logo Kemenparekraf," ujar Joko seperrti dikutip Suara.com, Rabu (19/8/2020).
Tak hanya itu, Kemenparekraf juga mengganti jenis font logo desain. Informasi yang disampaikan oleh Kemenparekraf juga dinilai tidak sesuai.
Joko menyebut materi promosi tersebut telah dihapus di akun Instagram Kemenparekraf. Penghapusan tersebut dilakukan setelah penyelenggara melayangkan kritik.
Joko Anwar mengaku merasa bingung dengan Kemenparekraf. Ia menilai tindakan yang dilakukan oleh Kemenparekraf sangat memalukan.
"Ada apa ini? Memalukan sekali," ungkap Joko.
Baca Juga: Indonesia Aja, Cara Kemenparekraf Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi
Tegur Tjahjo Kumolo
Sutradara Joko Anwar gerah gara-gara akun Twitter milik Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo membagikan tautan film-film Indonesia bertema perjuangan di situs berbagi video Youtube.
Melalui akun Twitter miliknya, Joko Anwar menuliskan banyak tautan yang dibagikan akun Tjahjo Kumolo tersebut diunggah secara ilegal tanpa izin pemilik hak cipta filmnya.
"Nggak ada gunanya kita merayakan 75 tahun merdeka kalau mengambil hak orang lain, apapun alasannya," tulis Joko Anwar.
Menurut pembesut film Perempuan Tanah Jahanam dan remake Pengabdi Setan itu, mustahil mengedukasi rakyat tentang hak atas kekayaan dan intelektual kalau pemerintahnya tidak paham.
Dalam cuitannya, Joko Anwar juga mengunggah hasil tangkapan layar pemilik akun @tjahjo_kumolo yang membagikan tautan-tautan film gratis Indonesia tentang perjuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan