Suara.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai terdapat tiga menteri yang layak direshuffle oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Ketiganya adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Menteri Agama Fachrul Razi dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.
Nadiem dianggap HNW sudah mendapatkan kritikan sejak awal menerima mandat dari Jokowi sebagai menteri. Apalagi Nadiem tidak memiliki latar belakang pendidikan yang pas untuk menjadi Mendikbud.
"Saya enggak tahu juga kok pak Nadiem menerima amanat sebagai menteri pendidikan yang bukan bidang dia dan keahliannya tidak pernah teruji dalam hal ini," kata HNW dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (20/8/2020).
Kredibilitas Nadiem juga semakin dipertanyakan ketika terjadi pandemi virus Corona (Covid-19). Pembelajaran di sekolah terpaksa dilakukan secara jarak jauh dan memanfaatkan teknologi.
Akan tetapi pelaksanaannya pun memiliki kendala karena teknologi dan internet yang belum merata di setiap daerah di Indonesia. Menurut HNW, Nadiem belum bisa memecahkan permasalahan tersebut.
"Harusnya dia membuat terobosan," ujarnya.
Selain Nadiem, HNW juga menyebut nama Menteri Agama Fachrul Razi. Memiliki latar belakang dari dunia militer dianggapnya tidak sesuai dengan tupoksinya di Kemenag.
"Seringkali beliau ya pendekatannya sepertinya masih pendekatan yang gaya logika militer sehingga membuat banyak tokoh dan termasuk ormas-ormas Islam yang enggak nyaman dengan cara pendekatan semacam ini," tuturnya.
Baca Juga: Nadiem Kaget Internet Belum Merata, Wakil Ketua MPR: Kemana Saja?
Belum lagi, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tersebut juga sempat menyinggung ketika Fachrul mengambil keputusan sendiri soal pembatalan pemberangkatan haji. Padahal kalau menurut undang-undang yang berlaku, pengambilan keputusan itu harus dilakukan bersama dengan mitra dalam hal ini Komisi VIII DPR RI.
"Memang sudah minta maaf ya tapi kan ini satu hal yang harusnya tidak terjadi," tuturnya.
Kemudian, nama Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly juga turut disebutnya sebagai sosok yang cocok direshuffle.
Ketimpangan dalam penegakan hukum dianggapnya masih terpampang nyata dan dipahami oleh masyarakat.
Seperti misalnya ketika pecatan TNI Angkatan Darat Ruslan Buton diamankan polisi setelah menuntut Jokowi mundur dari jabatannya lantaran tidak becus menangani pandemi Covid-19.
Namun, tindakan berbeda justru dilakukan terhadap remaja berinisial RJ (16) yang melontarkan kalimat hinaan untuk Jokowi. Meski sama-sama ditangkap, hanya RJ yang akhirnya tidak diproses hukum.
Berita Terkait
-
Hidayat Nur Wahid Singgung Kompetensi Nadiem Sebagai Mendikbud
-
Buntut Kasus UKT UNNES, Mendikbud Nadiem Mangkir dari Panggilan Komnas HAM
-
Dipanggil Komnas HAM, Mendikbud Nadiem Makarim Mangkir
-
Mahfud MD, Tito hingga Yasonna Dilantik Jokowi jadi Komisioner Kompolnas
-
Menggapai Cita-cita dengan Membaca
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak