Suara.com - Pelarian Dedi Susanto selama empat bulan buron berakhir. Terduga pelaku pencurian barang antik senilai miliaran rupiah di Kota Palembang, Sumatera Selatan, itu berhasil dibekuk petugas.
Kekinian pria berusia 26 tahun itu harus meringkuk di jeruji besi Mapolrestabes Palembang pada Jumat (21/8/2020).
Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, AKP Robert Sihombing mengatakan, dalam aksinya pelaku ditemani dua rekannya.
"Pelaku Dedi kita tangkap dari hasil pengembangan rekannya yakni Okta yang terlebih dulu diamankan. Satu lagi masih kita buru," ujar dia pada Jumat (21/8/2020).
Kawanan garong ini membobol rumah korban bernama Zulkarnain di Jalan Makrayu, Lorong Mesjid Assalam, Kelurahan 30 Ilir, Kota Palembang, Senin (13/4/2020) silam. Total kerugian korban mencapai Rp 1,2 miliar.
"Buronan ini mencuri beragam barang antik yang merupakan koleksi milik korban. Ada 100 buah kristal Bohemia jenis piring, guci, dan piala yang mereka gasak," papar Robert.
Bukan itu saja, para pelaku juga menggasak perhiasan, surat-surat berharga, serta jam tangan.
Dari penangkapan para pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa barang-barang antik milik korban.
"Yang kita amankan itu (barang antik), yang belum sempat mereka jual. Saat ini masih kita kembangkan lagi," ungkap dia.
Baca Juga: Aksi 2 Pria Kabur Tinggalkan Motor di Lampu Merah Viral, Polisi Duga Garong
Terkait kasus pencurian barang antik ini, Dedi Susanto dijerat Pasal 363 KUHP. Ancaman penjara paling lama lima tahun.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru 2026 di Palembang, Catat Jadwalnya!
-
Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Sakral Warga Palembang Jelang Ramadan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran