Suara.com - Jumlah pasien kasus konfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (24/8/2020) mencapai 1.398 orang.
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan jumlah itu berkurang 12 orang dari hari sebelumnya 1.410 orang.
"Pasien terkonfirmasi positif (Covid-19) 1.398 orang, semula 1.410 orang, bertambah 12 orang," kata Aris dalam keterangannya, Senin (24/8/2020).
Jumlah pasien suspek COVID-19 yang dirawat inap di RSD Wisma Atlet ada dua orang, bertambah satu orang dari sebelumnya.
Sementara Total pasien rawat inap di RS Darurat penanganan COVID-19 itu menjadi 1.400 orang. Mereka terdiri dari 779 pria dan 621 wanita.
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien COVID-19 hingga jumlahnya mencapai 11.643 orang dari total kapasitas RSD Wisma Atlet 12.000 orang.
Aris mengatakan sebanyak 9.940 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 9.693 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 243 orang, keluar tanpa izin satu orang, dan tiga orang meninggal dunia.
Pulau Galang
Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 176 dari 128 pria dan 48 wanita.
Baca Juga: Update RSD Wisma Atlet 23 Agustus: Positif Corona Tambah Jadi 1.410 Orang
"RSKI Galang, pasien rawat inap 176 orang, semula 188 orang, berkurang 12 orang," ucap Aris.
Dari jumlah itu pasien terkonfirmasi positif 79 orang, semula 85 orang, berkurang 6 orang, dan pasien suspek 93 orang.
Sejak 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 1.704 orang, 1.528 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (293 orang), dirujuk ke RS lain (4 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (1.231 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun