Suara.com - Seorang pria tewas seketika setelah coba menyelamatkan putrinya yang melompat dari lantai 25 sebuah gedung di Lu County, provinsi Sichuan, China.
Tragedi yang terjadi pada 22 Agustus lalu tak hanya menewaskan sang ayah. Gadis 15 tahun itu juga meninggal akibat benturan keras yang terjadi.
Menyadur Mothership, Rabu (26/8/2020), insiden mengerikan itu terekam kamera video beberapa orang yang kebetulan menyaksikan.
Rekaman video itu telah tersebar di media sosial China, meskipun sebelumnya ada permintaan dari pihak berwenang untuk tidak mempublikasikannya.
Kecelakaan itu bermula saat sang gadis yang tengah berada di lantai tertinggi sebuah gedung, nekat melompat dengan bagian punggung jatuh terlebih dahulu.
Gadis itu dikabarkan nekat bunuh diri karena benci dengan sang ayah yang memaksa mengikuti les piano. Tempat gadis itu biasa ikut les musik dilaporkan juga terletak di gedung yang sama, saat kecelakaan tragis itu terjadi.
Sebelum remaja itu lompat, orang-orang di bawah telah berteriak agar semua yang berkumpul untuk segera menyingkir.
Namun, ayah sang gadis yang juga berada di lantai dasar menolak untuk pergi. Ketika anaknya lompat, dia nekat berlari dan mencoba menangkapnya.
"Orang itu lari untuk mencoba menangkapnya, tetapi pada akhirnya terluka sampai mati," kata seoarng saksi dikutip dari Sing Tao Daily.
Baca Juga: Mau Disuntik Virus Corona Sinovac, Ini Aktivitas Ridwan Kamil
Seorang saksi mata mengatakan ayah itu merentangkan tangan untuk menangkap putrinya. Namun, beban yang begitu dahsyat dari tubuh yang terjatuh dari ketinggian 25 lantai, berefek fatal.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Clara Gopa Benarkan Coba Bunuh Diri Usai Posting Foto Atta Halilintar
-
Tiga Meninggal, Dua Luka-luka Saat Kecelakaan di Wisata Negeri di Atas Awan
-
Diguncang Bom Bunuh Diri, Filipina Berpeluang Aktifkan UU Darurat Militer
-
Seorang Wanita Indonesia Disebut Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina
-
Clara Gopa Sedih Ibunya Ikut-ikutan Kena Hujat Warganet
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih