Suara.com - Kapal penyelamat yang didanai seniman jalanan anonim asal Inggris, Banksy berhasil menyelamatkan 219 migran di lepas pantai Libya, Kamis (27/8/2020).
Kapal yang sempat terombang-ambing di Laut Mediterania akibat terlalu penuhnya muatan, kini telah memindahkan semua migran ke kapal SEA Watch 4 yang sekarang memiliki 350 orang di dalamnya.
Menyadur CNN, Minggu (30/8/2020), kapal bernama Louise Michel--yang merupakan bekas kapal angkatan laut Prancis--itu sempat menurunkan 49 orang di lepas pantai Italia.
Penjaga Pantai Italia menanggapi panggilan darurat Sabtu pagi dari Louise Michel dan mengevakuasi 49 migran yang dianggap paling rentan.
Penjaga pantai juga menurunkan satu mayat laki-laki yang meninggal sebelum Louise Michel bisa mencapai perahu karet sehari sebelumnya.
Lewat Twitter, kapal Louise Michel--yang telah dibubuhi gambar-gambar khas Banksy--pada Sabtu (29/8/2020) sempat mengungkapkan kesulitan dalam misi penyelamatan ini.
Mereka tak bisa bergerak di Laut Mediterania karena deknya penuh sesak dengan orang-orang, dan menuduh tidak ada penjaga pantai Eropa yang menanggapi permintaan bantuannya.
"Para kru berhasil menjaga #LouiseMichel stabil selama hampir 12 jam sekarang. Teman baru kami memberi tahu kami bahwa mereka telah kehilangan 3 teman dalam perjalanan mereka," tulis kru Louise Michel lewat Twitter.
"Termasuk mayat di satu rakit penyelamat kami, yang membuat 4 nyawa lenyap karena Benteng Eropa."
Baca Juga: Singapura Awasi Banyak Kasus Bunuh Diri Pekerja Migran Saat Pandemi
Kapal berwarna merah muda itu dinamai Louise Michel merujuk pada nama seorang perempuan anarkis dan guru Prancis abad ke-19.
Proyek yang didanai Banksy ini bertujuan untuk menegakkan hukum maritim dan menyelamatkan siapa pun dalam bahaya tanpa prasangka, sebagaimana menurut laman resmi proyek tersebut.
Banksy mengecat perahu dengan alat pemadam api dan juga menciptakan karya seni seorang gadis dengan jaket pelampung, yang ditampilkan mengulurkan satu tangan ke arah sabuk pengaman berbentuk hati.
Gambar tersebut memiliki kemiripan dengan mural stensil "Gadis dengan Balon" yang terkenal milik artis anonim itu.
Selain disesuaikan untuk operasi pencarian dan penyelamatan, Louise Michel "dikapteni dan diawaki oleh tim penyelamat profesional yang ditarik dari seluruh Eropa, sebagaimana keterangan di laman resmi proyek tersebut.
Berita Terkait
-
SBMI-Greenpeace Desak Pemerintah Terbitkan Perlindungan untuk ABK Indonesia
-
Nasib Pilu 18 Calon ABK di Cilincing, Batal Kerja Malah Diusir Perusahaan
-
PBB: Setidaknya 55 Migran Tewas di Lepas Pantai Afrika Utara Pekan Ini
-
Cerita Erick Thohir Pernah Direndahkan saat Jadi Pekerja Migran
-
Menaker: Kemerdekaan Bagi TKI Adalah Ketika Haknya Terpenuhi
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir
-
Tiga WNI Hilang, Satu Alami Luka Bakar di Selat Hormuz
-
Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel
-
Ongkos Mental Debat K-pop: Keretakan Fans Korea dan Asia Tenggara
-
Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?
-
Iran Sebut Tangkap Tentara AS, Washington Membantah