Suara.com - Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily mengungkapkan ada seorang staf di komisinya yang terpapar Virus Corona atau Covid-19.
Staf yang diketahui positif tersebut merupakan tenaga ahli.
Ace mengatakan, informasi mengenai staf di Komisi VIII yang positif Covid-19 diketahuinya sejak Minggu (30/8) kemarin. Kala itu, Ace menjadwalkan rapat kerja dengan Menteri Agama Fachrul Razi.
Namun, kekinian akibat ada kasus positif, rapat tersebut malah ditunda karena ruangan harus disterilkan.
"Semula kami memang menjadwalkan rapat kerja dengan Menteri Agama RI pada siang hari ini. Tapi kemarin kami dapat laporan bahwa ada salah seorang Tenaga Ahli Komisi VIII yang positif Covid-19. Sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19, maka gedung tersebut harus ditutup dan dilakukan disinfektan dulu ruangannya," kata Ace dikonfirmasi Suara.com, Senin (31/8/2020).
Ace berujar penutupan ruangan Komisi VIII akan berlangsung selama satu pekan guna dilakukan sterilisasi.
Kendati begitu, rapat Komisi VIII bersama mitra kerjanya masih akan terus berlangsung di ruangan berbeda.
"Sampai satu minggu kami akan mensterilkan ruangan Komisi VIII. Kemungkinan kita akan menggunakan ruangan lain untuk rapat-rapat berikutnya," ujar Ace.
Diketahui, Komisi VIII DPR batal menggelar rapat pada hari ini lantaran diketahui ada staf di komisi tersebut positif Covid-19. Kekinian, ruangan Komisi VIII di Gedung Nusantara II sedang disteril.
Baca Juga: Ruangan Belum Steril usai Staf Kena Corona, Komisi VIII DPR Tunda Rapat
Sebelumnya berdasarkan agenda hari ini, seharusnya Komisi VIII melangsungkan dua agenda rapat.
Pertama, yakni rapat dengar pendapat dengan Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah guna membahas klaster haji yang termasuk dalam RUU Cipta Kerja, dilanjutkan dengan rapat kerja dengan Menteri Agama RI terkait realokasi anggaran Kementerian Agama RI TA 2020.
"(Rapat) nggak jadi, diundur. Kabarnya ruangannya belum steril," ujar Wakil Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang dikonfirmasi wartawan, Senin (31/8/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu
-
Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB
-
Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota
-
Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
-
Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru
-
PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah
-
Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis