Suara.com - Komika Ernest Prakasa membuat sebuah postingan di akun Twitter pribadinya @ernestprakasa yang menyentil Lutfi Agizal.
Lutfi Agizal, merupakan seorang YouTuber yang namanya tengah mencuat setelah ia mempersoalkan kata anjay.
Dalam cuitan yang ia unggah Selasa (01/09/2020) siang tersebut, Ernest membubuhkan foto capture dari IG Stories Lutfi Agizal.
"Gw menemukan ini di IG Stories Bung Anjay, di-pinned di highlites. Arahkan mata ke pojok kiri atas, lalu mari kita bilang: OGITUYAUDAHLAHYA," cuit Ernest memancing publik untuk beropini.
Dalam foto capture yang diunggah Ernest itu, nampak pada pojok kiri atas terpampang tulisan "PromoEndorse/PP".
Tidak hanya itu, Lutfi Agizal juga memamerkan jangkauan konten yang ia buat di sosial medianya sudah mencapai 77 juta lebih penonton.
Sontak, kicauan Ernest tersebut membuat netizen beranggapan jika Lutfi Agizal hanya sedang pansos (panjat sosial).
"Baru pertama kali dapat impression segitu apa ya?" komentar Reza Arap lewat akunnya @YBRAP.
Sejalan dengan Reza Arap, pemilik akun @Felix35963417 juga menyebut jika Lutfi Agizal sedang mencari panggung.
Baca Juga: Punya Nama Asli Anjayna, Gadis Ini Sampai Buat Klarifikasi di Media Sosial
"Sumpah bang Rap, gua kesel banget sama Bang Anjay ini. Orang seperti itu ga pantas punya panggung dan dikasih panggung. Berhubung panggungnya udah terlanjur jadi. Cuma lu yang bisa ancurin itu. Sebelumnya gua ga pernah komen, mention, apapun tentang dia. Visit profile cuma sekali itu cuma buat blok," kesalnya.
Hingga Selasa malam, cuitan Ernest Prakarsa itu telah mendapat 4.800 suka dan 737 retweet.
Sementara itu, Lutfi Agizal secara resmi meminta maaf dan mengakhiri perdebatan kata anjay ini lewat akun Instagramnya.
Namun, ia berpesan bahwa klarifikasinya tersebut akan dibahas lebih lanjut di channel YouTube pribadinya.
"KLARIFIKASI: AKHIR KISAH ANJA*Y... "Bahasa Menunjukan Bangsa" full video di Youtube," tulis Lutfi dikutip suara.com.
Berita Terkait
-
Membaca Lelaki Tua dan Laut: Tentang Kekuatan Mental dan Seni Bertahan
-
Novel The Old Man and the Sea: Memaknai Perjuangan Hidup sang Nelayan Tua
-
Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini
-
Akui Sempat Malu Main Sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Jessica Mila Tuai Kritik
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Imlek 2026, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Vihara
-
Ironi AKBP Didik Putra Kuncoro: 6 Fakta Kelam Eks Kapolres Bima, Simpan Sekoper Narkoba
-
Prabowo Kumpulkan Purbaya hingga Airlangga di Hambalang Kemarin, Ternyata Ini Yang Dibahas
-
Profil dr Piprim Basarah, Dokter Senior yang Dipecat Menteri Kesehatan
-
Hasil Uji Rambut Positif, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Simpan Sabu dan Ekstasi di Rumah
-
Hentikan Provokasi! Spanduk Penolakan GBI Pasar Baru Jambi Coreng Nilai Toleransi dan Konstitusi
-
Masjid UGM Bagi 1.500 Porsi Buka Puasa Gratis Setiap Hari, Cek Jadwal dan Rangkaian Ramadan Kampus!
-
Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
-
Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara
-
Mengintip Suasana Ramadan Komunitas Islam Syiah di Pejaten