Suara.com - Video Penampakan seekor buaya di Sungai Deli sempat menghebohkan warga Kota Medan. Terutama bagi yang bermukim di seputaran aliran sungai.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara yang mendapat informasi itu kemudian melakukan pencarian terhadap buaya tersebut. Pencarian difokuskan di lokasi awal buaya terlihat. Yakni di salah satu komplek perumahan di Kecamatan Deli Tua.
“Kita melihat dari media sosial dan teman-teman sudah turun tanggal 31 Agustus dan setelah ditanya sama masyarakat sekitar mengatakan memang betul melihat buaya dan pada saat teman-teman mencari belum dapat ditemukan," ujar Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Hotmauli Sianturi, seperti dilansir Medanheadlines.com (jaringan media Suara.com), Rabu (2/9/2020).
Menurut Hotmauli, pihaknya masih terus melakukan pencarian. Namun mengingat pada Senin (31/8) sempat terjadi hujan cukup deras sehingga membuat Sungai Deli meluap.
"Tanggal 31 Agustus kan hujan deras dan agak banjir, kemungkinan buaya itu menghilang dari lokasi," katanya.
Sejatinya, kata Hotmauli, di kawasan tempat kemunculan buaya itu sebenarnya tempat habitat buaya.
“Yang jelas ini bukan habitat buaya, kemungkinan itu lepas dari peliharaan warga. Karena sudah dua hari teman-teman melakukan pencarian tapi tidak ketemu. Kemungkinan pas hujan tanggal 31 itu dia terbawa," ungkap Hotmauli.
Hotmauli menuturkan, sebelumnya juga pernah ada warga yang melihat buaya di aliran Sungai Deli di daerah Jalan Juanda dan warga berhasil menangkap satu ekor buaya.
Dia menambahkan, pihaknya akan tetap melakukan pencarian terhadap buaya yang dilihat warga di Deli Tua.
Baca Juga: Pamit ke Tambak, Seorang Pria di Kukar Hilang di Habitat Buaya
“Kita akan terus cari, setidaknya seminggu sekali kita pantau. Kalaupun ada informasi dari warga yang melihat buaya itu segara laporkan dan kami akan langsung turun untuk menangkapnya," imbuh Hotmauli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi