Suara.com - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 7 resmi dibuka pada Kamis 3 September 2020. Bagaimana cara daftar Kartu Prakerja gelombang 7? Simak penjelasannya berikut ini.
Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan bagi para pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan/atau pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.
Masyarakat yang ingin mendaftar Kartu Prakerja gelombang 7 ini dapat mengakses laman www.prakerja.go.id. Head Of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, menyebutkan bahwa kuota Kartu Prakerja gelombang 7 ini masih sama seperti gelombang sebelumnya, yaitu sebanyak 800.000 peserta.
Sehingga jika ditotal mulai dari awal pendaftaran Program Kartu Prakerja dibuka pada 11 April 2020 lalu, hingga saat ini jumlah peserta Kartu Prakerja telah mencapai 3,08 juta orang. Sedangkan kuota total program Kartu Prakerja sebanyak 5,6 juta orang. Sehingga hingga saat ini untuk persentase orang yang telah mengikuti program ini sudah mencapai 55 persen dari keseluruhan kuota.
Nantinya, setiap orang sebagai penerima Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif Rp3.550.000 per orang, dengan rincian Rp1 juta untuk bantuan pelatihan, Rp600.000 per bulan selama empat bulan untuk insentif setelah pelatihan, dan Rp150.000 untuk insentif setelah melakukan survei.
Untuk mendaftar, setiap calon peserta tentunya perlu mengetahui persyaratan dan tata cara daftar Kartu Prakerja gelombang 7 ini. Simak syarat dan cara daftar Kartu Prakerja gelombang 7 berikut ini:
Syarat Daftar Kartu Prakerja Gelombang 7
Sebagai pendaftar Kartu Prakerja, Anda harus menyediakan Kartu Keluarga sebelum melakukan registrasi di laman yang telah disebutkan di atas. Selain itu, untuk bergabung dalam program ini, Anda harus memberikan persetujuan terkait data yang telah di-input.
Syarat daftar kartu prakerja gelombang 7 lainnya adalah:
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 7 Dibuka Pekan Ini, Kuota Peserta 800 Ribu Orang
- Pendaftar harus seorang WNI.
- Berusia paling rendah 18 tahun.
- Tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
Syarat agar lulus seleksi Kartu Prakerja ini, setiap pendaftar harus lolos beberapa layer verifikasi data, mulai dari verifikasi email, nomor ponsel, NIK, usia, hingga lolos Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar.
Sehingga sebelum melakukan pendaftaran, pastikan agar email dan nomor ponsel yang Anda daftarkan masih aktif.
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 7
Berikut ini adalah tahapan pendaftaran Kartu Prakerja dengan membuat akun di prakerja.go.id. Caranya, masuk ke situs pendaftaran lalu masukkan nama lengkap, email yang masih aktif, dan kata sandi baru.
Jangan lupa cek email dari Panitia Prakerja dan ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun email. Setelah berhasil membuat akun, berikut ini adalah cara daftar program Kartu Prakerja:
- Login akun yang sudah didaftarkan dengan Klik Daftar Kartu Prakerja.
- Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar, lalu klik Selanjutnya.
- Masukkan nomor telepon yang masih aktif dan kode OTP yang dikirim melalui SMS ke nomor tersebut.
- Lakukan Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar, jangan lupa siapkan alat tulis dan diperlukan.
- Tunggu email pemberitahuan dari Kartu Prakerja setelah menyelesaikan tes tersebut, dan setelah mendapat email pemberitahuan, kembali ke situs dan gabung ke gelombang pendaftaran.
Pastikan data dan syarat swafoto sudah sesuai dengan imbauan dari tim penyelenggara Program Kartu Prakerja, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan