Suara.com - Seorang ibu berinisial SR beserta dua anaknya menghabisi nyawa Haerul, lantaran korban tak mau bertanggung jawab terhadap perbuatan yang dilakukan kepada anak SR yang masih berusia 15 tahun.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2020) siang. Kala itu, SR bersama YS dan AG, yang merupakan anaknya, mendatangi rumah korban di Dusun Sidomukti Desa Saloada Kecamatan Tobadak Mamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kasat Reskrim Polres Mateng Iptu Agung Setyo Negoro mengatakan, SR mendatangi rumah korban bermaksud ingin meminta pertanggungjawaban.
Setelah tiba di rumah korban, ketiga pelaku spontan memarahi Haerul hingga menyebabkan konflik yang tak bisa terhindarkan.
”AG melakukan pemukulan terhadap korban dan tidak lama kemudian YS menyerang korban dengan menggunakan badik mengarah kebagian punggung dan kaki serta kening korban hingga terjatuh besimbah darah,” katanya seperti dilansir Pojokcelebes.com-jaringan Suara.com pada Selasa (8/9/2020).
Atas serangan badik para pelaku yang mengenai badan korban hingga jatuh tersungkur besimbah darah. Usai menghabisi nayawa korban Haerul, para pelaku meninggalkan korban.
”Anggota Sat Reskrim Polres Mateng, datang bersama Polsek Tobadak dan melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan bersimpah darah. Dan saat ini pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Polres Mamuju Tengah, beserta dengan barang buktinya sebilah badik, kayu dan kursi,” katanya.
Terkait kejadian tersebut Agung mengatakan, ketiga pelaku terancam hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.
Ketiganya disangkakan melanggar dengan pasal 340 sub 338 KUHP.
Baca Juga: Ngeri! Sekuriti Perumahan di Padang Ngamuk, Bunuh 2 Orang Sekaligus
”Kami masih dalami kasus ini apakah direncanakan atau tidak serta motif yang sesungguhnya. Pelakunya ibu anak, kami sudah amankan dan barang buktinya. Jika kasus ini direncanakan, ya bisa saja 20 tahun penjara atau seumur hidup," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan