News / Metropolitan
Rabu, 09 September 2020 | 11:59 WIB
Anies Baswedan mengumumkan bahwa bioskop di Jakarta akan segera dibuka. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Anies Baswedan segera melakukan pembatasan skala lokal. Pasalnya angka penularan corona di Jakarta saat ini sudah mengkhawatirkan.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Syarif mengaku sudah menyarankan agar Anies mencabut pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tempat yang tergolong zona merah.

Selain itu, kegiatan sektor yang dinilai tak bisa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 juga harus disetop.

"Pelonggaran sektor yang berjalan dua bulan ini dan rem mendadak sektor yang bandel. Pengertiannya nanti akan muncul PSBL. Itu rem mendadak untuk sektor yang membandel, bukan yang merata," ujar Syarif saat dihubungi, Rabu (9/9/2020).

Ia mengaku sudah membicarakan masalah Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) ini dengan Anies. Mantan Mendikbud itu juga disebutnya sudah mulai mengerjakannya sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 80 tahun 2020.

Syarif menilai aturan ini perlu diterapkan karena kemunculan klaster keluarga semakin marak.

"Nanti gugus tugas tingkat RW akan diberdayakan. Karena kan sekarang dua pekan ini marak muncul klaster keluarga. Tetangga saya kena sekarang Isolasi di wisma atlet. Jadi memang klaster sudah berpindah," jelasnya.

Menurutnya masyarakat di tengah situasi ini harus menghentikan berbagai kegiatan keluarga yang mengumpulkan banyak orang. Seperti akad nikah, pengajian, dan acara lainnya dalam skala besar.

"Kayak meeting-meeting keluarga kayak akad, pengajian, orang pengajian satu RW gitu sudah aktif. Dia balik ke keluarga kena di keluarganya oleh karena itu saya bilang gerakkan gugas di tingkat RW," pungkasnya.

Baca Juga: Jadi RS COVID-19, 10 Medis RSUD Cempaka Putih Tua Dipindahkan ke Puskesmas

Load More